Home Sulteng

Lilik Minta WBK Dipertahankan

24
Lilik Sujandi. (Foto: Istimewa)

Palu, Metrosulawesi.id – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Sulawesi Tengah, Lilik Sujandi, meminta jajarannya mempertahankan predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) yang didapat dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia pada akhir 2020.

“Kita harus berupaya mempertahankan predikat WBK Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sulawesi Tengah,” ujar Lilik saat apel pagi, Rabu, 27 Januari 2021.

Kata dia, prestasi tersebut sekaligus menjadi motivasi kepada seluruh unit kerja di bawah naungan Kantor Wilayah Kemenkumham Sulteng. Hal itu bisa dilakukan dengan meningkatkan pelayanan dan mengejar predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) sebagai target yang akan dicapai pada 2021.

“Untuk para pejabat administrator atau eselon III, saya harap untuk dapat mencapai target-target segera susun apa yang akan dicapai, khususnya terkait dengan WBBM, karena masyarakat sekitar juga harus merasakan outcome dari pelayanan berkelas dunia dengan perbaikan-perbaikan layanan yang jauh lebih nyaman (comfortable), dan lebih asri”, ucapnya.

Lilik menginginkan adanya langkah progresif yang memperlihatkan upaya menuju WBBM tersebut dengan membentuk team yang kuat serta dapat mendukung satuan kerja yang belum mencapai WBK.

Lilik juga mengimbau untuk selalu memperhatikan Simpeg, khususnya dalam pengisian jurnal harian pegawai pada aplikasi Simpeg.

“Jurnal Harian merupakan salah satu ukuran dalam kedisiplinan, walau masih adanya skema Worf From Office (WFO) dan Work From Home (WFH) saya harap jangan sampai lalai untuk mengisi jurnal harian,” tutur Lilik.

Tidak lupa, ia mengingatkan agar jajarannya tetap konsisten patuhi protokol kesehatan dalam pencegahan Covid-19, karena di wilayah kerja Sulawesi Tengah sendiri mengalami tingkat kenaikan Covid secara fluktuatif.

“Saya harap ini menjadi perhatian kita semua, agar selalu mematuhi protokol kesehatan dan jadikan itu budaya keseharian,” tandas Lilik.

Reporter: Michael Simanjuntak
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas