Home Palu

JK Akan Resmikan SDN Poboya

30
DALAM PEMBANGUNAN - Kepala SDN Poboya, Dadang Rahman Sidiq, saat memantau proses pembangunan sekolah yang dipimpinnya. (Foto: Istimewa)

Palu, Metrosulawesi.id – Mantan Wakil Presiden, Jusuf Kalla (JK) bersama salah satu menteri Jokowi, direncanakan meresmikan pembangunan kembali gedung SDN Poboya di Palu. Diketahui, pembangunan gedung SDN Poboya didanai oleh salah satu NGO Turki dengan koordinasi Palang Merah Indonesia (PMI). Kehadiran JK melakukan peresmian dalam kapasitas sebagai Ketua Umum PMI.

“Tapi masih rencana karena kami tahu beres, pihak Turki yang urus, mereka yang atur semuanya,” ungkap Kepala SDN Poboya, Dadang Rahman Sidiq, baru-baru ini.

Dadang menyebut apabila tidak ada kendala, peresmian akan dilakukan pada Februari mendatang. Ia mengaku bersyukur mendapat bantuan dari NGO Turki dengan nominal mencapai Rp7 miliar.

Sebelumnya diberitakan, salah satu NGO Turki mengucurkan bantuan untuk pembangunan SDN Poboya yang terdampak gempa 28 September 2018 lalu. Tak tanggung-tanggung, bantuan yang diberikan mencapai Rp7 miliar. Bantuan tersebut untuk membangun kembali gedung SD Poboya di lokasi yang sama.

Dari bantuan NGO Turki bisa dibangun kembali gedung sekolah berlantai dua yang megah bak hotel. Ruangan yang dibangun sebanyak 12 rombel ditambah dengan ruangan kepsek, guru, perpustakaan, mushala, dan lainnya.

“Pokoknya komplite, kami dari SDN Poboya hanya tau beres,” ungkap Dadang saat dihubungi Metrosulawesi, Kamis, 21 Januari 2021.

Dadang melanjutkan, NGO Turki juga melengkapi bangunan sekolah dengan fasilitas olahraga seperti lapangan futsal, taman, dan lainnya. Saat ini progres pembangunan SDN Poboya sudah mencapai 87 persen.

“Yang jelas SDN Poboya ini bukan lagi diperbaiki, tapi dihancurkan dan dibangun baru dari nol,” ucapnya.

Dadang menjelaskan awal sekolahnya mendapat bantuan saat NGO Turki melakukan aksi peduli sosial kepada dunia pendidikan di Kota Palu yang terdampak bencana 28 September 2021. Perwakilan NGO Turki bersama PMI mengunjungi sejumlah sekolah di Palu, Donggala, dan Sigi untuk menyeleksi secara langsung sekolah yang terdampak untuk diberikan bantuan. 

“Jadi bantuan yang diberikan oleh Turki betul-betul murni dari mereka. Mereka juga yang melakukan penyeleksian secara langsung tanpa ada ada campur tangan dari pihak lain. Alhamdulillah dari sekitar puluhan sekolah dikunjungi untuk dibantu, SDN Poboya salah satu yang mendapatkan bantuan dari Turki,” tandas Dadang.

Reporter: Michael Simanjuntak
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas