Home Hukum & Kriminal

Ancaman Pidana Mati Menanti Para Terdakwa Kasus Narkotika 19,6 Kg

23
DILIMPAHKAN - Kasipidum Kejari Palu, saat menerima pelimpahan tiga tersangka kasus dugaan tindak pidana narkotika jenis sabu sebanyak 19,6 kg. (Foto: Ist)
  • Kejari Palu Laksanakan Tahap II

Palu, Metrosulawesi.id – Dalam waktu tidak begitu lama lagi, Pengadilan Negeri (PN) Kelas IA/PHI/Tipikor Palu, akan segera menerima pelimpahan dan menyidangkan perkara narkotika jenis sabu-sabu dengan barang bukti sebanyak 19.650 gram atau setara 19,6 kg.

Karena, Rabu, 27 Januari 2021 kemarin, penyidik Satresnarkoba Polres Palu dan Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada Kejaksaan Negeri (Kejari) Palu, telah melaksanakan tahap II kasus narkotika yang menjerat tiga orang pelaku dimana dua diantaranya adalah  pelaku anak dan bapak.

Pelimpahan tersangka dan barang bukti kasus narkotika 19,6 kg di Kejari Palu, diterima langsung Kepala Seksi Pidana Umum (Kasipidum) Awaludin Muhammad SH MH.

“Rabu, 27 januari 2021 sekitar pukul 14.00 WITA telah dilakukan penyerahan tanggung jawab tersangka dan barang bukti (Tahap II) dalam perkara tindak pidana narkotika atas nama terdakwa SY, HK dan SL,” ungkap Awaluddin Muhammad SH MH kepada Metrosulawesi.

Selain ke tiga tersangka, untuk barang bukti yang diterima JPU antara lain adalah sabu untuk pembuktian di PN sebanyak 190 gram. Jumlah itu, merupakan sisa dari sebanyak 19.650 gram sabu, sementara yang telah dimusnahkan sebanyak 19.406 gram. “Kemudian ada juga barang bukti berupa 5  buah handphone, tas pilsak, 1 unit mobil Honda BRIO warna hitam dan 2 buah kapal kayu / kapal nelayan,” sebutnya.

Dalam perkara ini, para pelaku yang  kini telah berstatus terdakwa yakni inisial SY, HK, dan SL, disangka melanggar Pasal 114 ayat (2) UU No.35 tahun 2009 tentang Narkotika Subsidiair Pasal 112 ayat (2) UU No.35 tahun 2009 tentang Narkotika. Ketiga terdakwa terancam pidana maksimal yaitu pidana mati. “Untuk berkas perkara dalam waktu dekat ini akan segera dilimpahkan ke PN Palu untuk disidangkan,” tandas Awaluddin Muhammad.

Pengungkapan kasus ini berawal pada Kamis tanggal 26 November 2020 sekitar pukul 16.30 wita. Saat itu, Tim Satresnarkoba Polres Palu berhasil melakukan penangkapan terhadap pelaku penyalahguna narkotika berinisial IR, di Jalan Malontara Kelurahan Pengawu, Kecamatan Tatanga  Kota Palu.

Dalam penangkapan ini, tim menemukan dan menyita barang bukti 1 sachet plastik klip bening yang berisi narkotika jenis shabu dengan berat brutto 1,16 gram di dalam rumah IR.  Dari hasil Introgasi terhadap IR, didapat informasi yang lebih menjurus kepada lelaki SY.

Lelaki SY, sebagaimana hasil pengembangan merupakan seorang bandar narkotika jenis sabu di Kota Palu. Lelaki SK sendiri, tinggal  di Jl. Nuri Lorong 2 No.24 K Kelurahan Tanamodindi Kecamatan Mantikulore Kota Palu.  Berdasarkan informasi tersebut kami tim Satresnarkoba Polres Palu melakukan penyelidikan dan pemantauan terhadap SY dan setelah memastikan bahwa SY berada di rumahnya di lakukan penindakan berupa penangkapan pada hari Jumat tanggal 27 November 2020 sekitar pukul 18.00 wita di rumahnya di Jl. Nuri Lorong 2 No. 24 K, kelurahan Tanamodindi, kecamatan Mantikulore Kota Palu.

Dalam penangkapan terhadap pelaku SY, tim Satresnarkoba Polres Palu menemukan barang bukti sebanyak 19 (Sembilan belas) bungkus plastik kemasan Teh Cina yang berisikan kristal bening yang di duga narkotika jenis Shabu yang di perkirakan seberat 19 (sembilan belas) Kilo gram Brutto yang disimpan SY di dalam bagasi mobilnya, mobil honda brio warna hitam DT 1573 WE yang terparkir di halaman rumah. Belum habis sampai disitu, tim Satresnarkoba Polres Palu, lagi lagi melakukan pengembangan. Dalam pengembangan ini tim melakukan pengejaran orang tua dari pelaku SY yakni HK yang di ketahui berada desa Wani Kabupaten Donggala, dan juga melakukan penangkapan terhadap SL yang rencananya akan berangkat ke Tarakan untuk kembali menjemput narkoba milik SY.

Reporter: Sudirman

Ayo tulis komentar cerdas