Home Nasional

Iluni UI Bantu APD dan Sumbang Sembako hingga Obat-obatan untuk Sulbar

14
BANTUAN - Jajaran Iluni UI saat menyerahkan bantuan APD untuk tenaga kesehatan di lokasi bencana Sulbar baru-baru ini. (Foto: Istimewa)

Palu, Metrosulawesi.id – Ikatan Alumni Universitas Indonesia (Iluni UI) ikut membantu korban bencana gempa di wilayah Sulawesi Barat (Sulbar). Bantuan melalui Iluni UI Pusat, Iluni UI Sulteng, Iluni Menwa UI, dan Yaku Mosikola.

Iluni UI memberikan bantuan kemanusiaan berupa logistik bahan pokok penunjang dapur umum, Alat Pelindung Diri (APD) untuk tenaga kesehatan, keperluan sanitasi diri, kebutuhan bayi dan anak-anak, hingga obat-obatan.

Koordinator Iluni UI Peduli, Endang Mariani, mengatakan, misi kemanusiaan kali ini menjadi berbeda karena dijalankan masa pandemi Covid-19. Olehnya, APD menjadi salah satu prioritas.

“Pengiriman APD untuk tenaga kesehatan menjadi perhatian kami karena dalam kondisi pandemi seperti sekarang ini para tenaga kesehatan harus bekerja lebih hati-hati. Selain menolong korban luka-luka, mereka harus tetap waspada terhadap kemungkinan keterpaparan virus Covid-19,” ujar Endang, Senin, 25 Januari 2021.

Selain membawa berbagai kebutuhan untuk korban bencana, Iluni UI juga mendapat kepercayaan mengirimkan bantuan obat khusus untuk anak-anak penyandang Hemofilia (suatu kondisi kelainan pembekuan darah) dan yang sedang mengalami perdarahan di tenda pengungsian.

Obat berupa faktor pembekuan darah (Faktor VIII untuk Hemofilia A dan Faktor IX untuk Hemofilia B) merupakan donasi dari World Federation of Hemophilia (WFH) melalui Indonesian Hemophilia Society (HIS) yang penggunaannya bagi kondisi darurat dikelola bersama antara IHS, RSCM dan Tim Pelayanan Terpadu Hemofilia.

“Donasi obat khusus hemofilia ini tidak sama dengan obat-obatan biasa. Dalam kondisi normal saja, obat-obatan ini relatif tidak mudah diperoleh, apalagi dalam situasi bencana, hampir dapat dipastikan tidak ada, Padahal risiko perdarahan sangat mungkin terjadi saat terjadi bencana alam,” jelas Endang.

Selain donasi obat-obatan, Community Disaster Response Team (Co-DRT), yang dipimpin oleh Missi Lawalata, Ketua Alumni Peduli Center (APC) Iluni UI, didampingi Chandra Setyawan (Danmenwa UI), Ficky Ferianto dan Kendis Lasman (Yaku Mosikola),  bersama Iluni UI Wilayah Sulawesi Tengah, menyerahkan bantuan ke beberapa titik, baik di Mamuju hingga Majene. Tim tanggap darurat Iluni UI juga memberikan dukungan psikososial dan melakukan asesmen untuk mempersiapkan program selanjutnya.

“Program kebencanaan Iluni UI merupakan program berkelanjutan. Biasanya kami juga mendampingi para penyintas hingga tahap rekonstruksi dan rehabilitasi, bahkan sampai tahap pemulihan,” ucap Missi.

Endang menambahkan seluruh program Iluni UI Peduli sepenuhnya dijalankan atas kepercayaan dan peran serta masyarakat.

“Oleh karena itu, kami mengajak masyarakat yang peduli untuk bersama-sama ILUNI UI mengulurkan bantuan bagi para penyintas bencana, bukan saja di Sulawesi Barat, tapi juga di seluruh Indonesia,” tandas Endang.

Diketahui, Iluni UI Pusat saat ini dibawah kepemimpinan Andre Rahadian. Sementara Iluni Sulteng dipimpin H Longki Djanggola, yang juga selaku Gubernur Provinsi Sulawesi Tengah.

Reporter: Michael Simanjuntak
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas