Home Morowali

Dua Ribu Data Penerima Bansos di Morowali Invalid

21
BAHAS BANSOS - Suasana pertemuan sejumlah Kades dan operator desa, di Kantor Dinsos Morowali, Senin (25/1/2021). (Foto: Metrosulawesi/ Murad Mangge)

Morowali, Metrosulawesi.id – Sejumlah Kepala Desa (Kades) didampingi operator desa Kecamatan Bungku Selatan dan Menui Kepeluaan melakukan sosialisasi di Dinas Sosial (Dinsos) daerah Kabupaten Morowali, Senin 25 Januari 2021.

Sosialisasi yang diprakarsai oleh Dinsos Morowali berkaitan data penerima segala jenis Bantuan Sosial (Bansos) dari Kementerian Sosial- RI. Pada dua wilayah Kecamatan itu, disesuaikan dengan NIK masih terdapat data yang invalid.

Kepala Dinsos Kabupaten Morowali, Arifin Lakane saat memimpin pertemuan itu menyampaikan, sekiranya para Kades dan operator untuk segera mengrimkan kembali data yang sudah ada. Sehingga data invalid itu diperbaiki.

“Di dua kecamatan itu, ada kurang lebih 2000 data invalid,” ujarnya.

Menurut Arifin, agar semua data bisa valid salah satu cara evektif harus  diperbaiki. Data invalid dapat mempengaruhi proses penyaluran Bansos. Penyaluran bisa tak beraturan dan cukup berpeluang seorang penerima Bansos diberikan dobel.

“Invalidnya data lebih dikarenakan, misalnya ada satu dari anggota keluarga setelah menikah kemudian dia buat Kartu Keluarga yang baru. Tetapi namanya yang ada pada data KK lama belum sebelum menikah terhapus,”ujarnya.

Berkenaan dengan masalah data itu, agar tidak terulang dan memperoleh data yang valid, maka disarankan juga perlu penguatan koordinasi dan kerjasama. Sedangkan Bansos dari Kementerian Sosial- RI yang disalurkan terdiri dari PKH, BPNT dan BST.

“Jadi memang harus ada koordinasi dan kerjasama. Itu yang kita sama harapkan,” imbuhnya.

Reporter: Murad Mangge
Editor: Syamsu Rizal

Ayo tulis komentar cerdas