Home Palu

Usia 0-17 Tahun Wajib Miliki KIA

Fajarini. (Foto: Metrosulawesi/ Moh Fadel)

Palu, Metrosulawesi.d – Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan dan Pemanfaatan Data Disdukcapil Kota Palu, Fajarini mengatakan, Kartu Indentitas Anak (KIA) merupakan hal wajib dimiliki oleh setiap anak usia 0 sampai 17 tahun.

“KIA ini adalah bukti identitas resmi untuk anak di bawah 17 tahun, yang berlaku selayaknya KTP untuk orang dewasa pada umumnya. Kartu ini diterbitkan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten/Kota, juga sama seperti KTP,” kata Fajarini, di Palu, Jumat, 22 Januari 2021.

Menurutnya, saat ini masih banyak masyararakat yang bertanya-tanya terkait KIA dan kegunaannya. Perlu diketahui, sejak dikeluarkannya kebijakan KIA lewat Peraturan Kementerian Dalam Negeri (Permendagri) No. 2 tahun 2016, program pembuatan dan kepemilikan kartu identitas anak sudah mulai berlaku secara nasional.

“KIA diterbitkan dalam dua versi, yakni untuk anak usia 0-5 dan 5-17 tahun. Masa berlaku kartu ini ternyata juga berbeda. Masa berlaku KIA bagi anak usia kurang dari 5 tahun akan habis ketika usia mereka menginjak 5 tahun, sementara bagi anak usia di atas 5 tahun, maka masa berlakunya akan habis sampai anak berusia 17 tahun kurang satu hari,” jelasnya.

Fajarini mengatakan, ketika anak itu berulang tahun yang ke-17, KIA akan secara otomatis diubah menjadi KTP. Hal ini karena nomor yang tertera di KIA akan sama dengan yang ada di KTP.

“Secara umum, KIA memiliki kegunaan yang sama dengan KTP. Menurut Permendagri nomor 2 tahun 2016, penerbitan KIA dapat melindungi pemenuhan hak anak, menjamin akses sarana umum, hingga untuk mencegah terjadinya perdagangan anak,” ujarnya. 

Bahkan kata Fajarini, KIA juga dapat menjadi bukti identifikasi diri ketika sewaktu-waktu mengalami peristiwa buruk.

“Tak hanya itu KIA juga berguna untuk memudahkan anak mendapatkan pelayanan publik di bidang Kesehatan, Pendidikan, Imigrasi, Perbankan, Transportasi dan lainya,” ungkapnya.

Bahkan sebelumnya, Fajarini mengatakan, bagi masyarakat Palu yang ingin mendaftarkan anaknya untuk memiliki Kartu Identitas Anak (KIA), saat ini bisa melalui pendaftaran online.

“Bukan hanya KIA yang bisa didaftar secara online, dokumen kependudukan lainya seperti e-KTP, KK, akte kelahiran itu pendaftaran bisa online. Jadi masyarakat tinggal datang ke kantor Disdukcapil untuk mengambil hasilnya, nanti diinfokan kapan bisa diambil dokumenya,” katanya.

Namun kata Fajarini, fokus Disdukcapil sesuai keputusan rapat baru-baru ini, bahwa setiap pengurusan kartu keluarga atau akte lahir, itu harus dicek. Apakah anaknya itu sudah diterbitkan KIAnya atau belum, jika belum kartu KIA itu langsung dicetak.

Reporter: Moh. Fadel

Ayo tulis komentar cerdas