Home Sulselbar

25 Mobil Bawa Bantuan ke Sulbar

14
FOTO BERSAMA - Kepala Bidang SMA Disdikbud Provinsi Sulteng, Muchlis, saat foto bersama dengan sejumlah pejabat lingkup Disdikbud, dalam rangka persiapan menuju ke Sulbar, baru-baru ini. (Foto: Istimewa)

Palu, Metrosulawesi.id – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Tengah, juga ikuti berpartisipasi menyalurkan bantuan kemanusian, untuk membantu masyarakat provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), yang terdampak bencana gempa bumi yang terjadi beberapa waktu lalu. 

Kepala Disdukbud Provinsi Sulteng, Irwan Lahace mengungkapkan, belum lama ini bantuan dari bidang SMA telah diberangkatkan sebanyak 25 mobil untuk membawa bantuan.

“Dengan rincian dua truk, satu bus damri dan lainnya menggunakan mobil open pick up dan avanza, selain mengangkut barang bantuan, juga diberangkatkan sebanyak 60 orang untuk membantu proses penyaluran yang terdiri dari Kabid Pembinaan SMA, Kepala Cabang Dinas, Ketua MKKS SMA, beberapa kepala SMA, dan Pramuka,” jelas Irwan, melalui ponselnya, baru-baru ini. 

Irwan mengatakan, bantuan dari Disdikbud Sulteng dikawal oleh pihak dari aparat yakni TNI 711 Raksatama Palu, sebab dikahwatirkan masih ada yang melakukan penjarahan.

“Bantuan yang dikirim dari teman-teman kepala sekolah SMA, guru, siswa dan lainya,  berupa sembako, beras, obat-obatan, makanan siap saji, tikar, terpal dan lainya,” ujarnya.

Bahkan kata Irwan, ada beberapa satuan pendidikan misalnya SMAN 3 Palu telah diluan bergerak menyalurkan bantuan.

“Saya tetap selalu mengimbau kepada semua kepala bidang dan kepala cabang dinas, untuk berpartisipasi di dalam aksi kemanusian. Bahkan terkumpul banyak sekali bantuan-batuan dari semua kab/kota,” ungkapnya.

Irwan mengatakan, teringat lagi dari bencana gempa bumi yang terjadi di Kota Palu, dan sekitarnya, salah satu yang memberikan bantuan itu ada dari teman-teman di Sulbar. Dan pertamakali yang difikirkannya adalah mengumpulkan data, agar bantuan tersalurkan dengan baik.

“Bahkan bantuan terus datang, salah satunya itu bantuan dari Unicef ada sekitar puluhan tenda diberikan kepada kami, menurut informasi dari kepala LPMP bahwa masih ada sisa, sehingga saya mengarahkan bantuan sisa itu dapat disalurkan ke Sulbar,” katanya.

Irwan berharap, penyaluran bantuan itu dapat berjalan lancar, dan tidak terjadi penjarahan. Sebab dari informasi Kabid SMA, bahwa bantuan ini akan diserahkan kepada Kepala Disdikbud Provinsi Sulbar, setelah itu mekanisme penyaluran selanjutnya dari mereka.

Reporter: Moh. Fadel

Ayo tulis komentar cerdas