Home Banggai

Polisi Bubarkan Warga Isi BBM Pakai Jeriken

19
DIBUBARKAN - Kapolsek Batui IPTU I Ketut Yoga Widata,SH, saat melakukan pembubaran warga yang mengisi BBM jenis Premium dengan menggunakan jerigen. (Foto: Dok. Polsek Batui)

Banggai, Metrosulawesi.id – Berdasarkan laporan warga terkait dengan adanya antrian pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Premium, dengan menggunakan jerigen di SPBU Kelurahan Tolando, Kecamatan Batui, Kepolisian Sektor (Polsek) Batui, Rabu 20 Januari 2021, langsung turun melakukan penertiban ke lokasi.

Kapolsek Batui  IPTU I Ketut Yoga Widata,SH, kepada wartwan Metrosulawesi, Kamis 21 Januari 2021, melalui telefon mengatakan bahwa penertiban yang di lakukan itu dilakukan guna mencegah terjadinya antrian kendaraan bermotor yang akan mengisi BBM jenis Premium.

“Kami juga mengantisipasi terkait adanya oknum yang melakukan pembelian BBM jenis premiun secara besar-besaran dan selanjutnya akan ditimbun dan kemudian akan dijual lagi dengan harga diatas rata-rata,” ucapnya.

Yoga juga mengatakan, dalam kesempatan itu pihaknya telah mengimbau pengelola dan operator nosel SPBU agar tidak melayani pengisian BBM menggunakan jerigen, dan apa bila pihak pengelola dan operator nosel melanggar maka kami akan melakukan upaya hukum.

“Untuk para nelayan, akan tetap dilayanai apabila memiliki kartu nelayan, ataupun surat rekomendasi dari Dinas Perikanan dan Kelautan, serta  sesuai dengan sesuai surat rekomendasi para nelayan dapat dilayani pengisian BBM Premium menggunakan jerikan sebanyak 70 liter,” tegasnya.

IPTU I Ketut Yoga Widata mengimbau kepada masyarakat yang mengisi BBM menggunakan jeriken agar tidak melakukan pengisian BBM menggunakan jeriken. Sebab jika hal itu dilakukan bisa dikategorikan sebagai pelaku penimbunan BBM.

“Bila ada yang melanggar kami pihak kepolisian akan melakukan penegakan hukum terkait pelanggaran tersebut,” tegasnya.

Setelah mendengar penjelasan itu masyarakat yang sebelumnya akan melakukan pengisian BBM jenis Premium dengan menggunakan jeriken langsung membubarkan diri dan pulang kerumah masing masing dengan membawa jerigen dalam kondisi kosong.

Reporter: Djunaedi

Ayo tulis komentar cerdas