Home Poso

Minta Kapolri Baru Tuntaskan Masalah Poso

15
KH Arifin Tuamaka. (Foto: Metrosulawesi/ Saiful Sulayapi)

Poso, Metrosulawesi.id – Ketua MUI Kabupaten Poso KH Arifin Tuamaka menyatakan dukungannya terhadap keputusan Presiden Joko Widodo atas penunjukan calon Kapolri pengganti Jendral Idham Aziz, yakni Komjen Pol. Listyo Sigit Prabowo.

Sebagai warga negara yang baik, Ketua MUI Poso serta seluruh jajarannya mengatakan pihaknya menghormati siapapun yang ditunjuk menjadi pemimpin di negara Indonesia.

Menurut KH Arifin Tuamaka, Indonesia adalah negara yang berazaskan Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika sehingga setiap anak bangsa berhak mendapat kepercayaan sebagai pemimpin.

“Jangan pandang sosok pemimpin dari agama atau sukunya, melainkan dari rekam jejak kinerja dan profesionalitasnya,” ungkapnya.

Dirinya menyampaikan harapan agar Kapolri yang baru dapat menegakkan hukum secara adil dan bijak, serta memberantas kaum penyebar radikalisme dan terorisme yang selama ini menimbulkan stigma negatif terhadap umat Islam.

“Mudah-mudahan dapat bersinergi dengan pemerintah dan seluruh elemen masyarakat untuk mewujudkan Indonesia yang aman, damai dan persatuan bangsa sesuai semboyan Bhineka Tunggal Ika,” harap KH Arifin Tuamaka.

Selaku Ketua MUI di Poso, ia menginginkan pimpinan Polri kedepan pasca Jenderal Idham Azis, harus menyelesaikan permasalahan Poso, yakni penanganan nya secara komprehensif atau menyeluruh, utamanya penanganan persoalan hukum harus benar-benar ditegakkan, dalam artian hukum tidak memandang orang.

“Siapa pun yang melanggar hukum untuk segera ditindak. Jangan pandang buluh, bukan berarti hukum tajam ke bawah dan tumpul keatas, melainkan harus seimbang. Kapolri kedepan harus tegas utamanya menyelesaikan kasus Poso yang sudah lama belum tuntas,” ujarnya.

Juga terpenting kata ulama kharismatik Poso ini, penuntasan kasus Poso selain penanganan hukum, harus ada keadilan hukum, keadilan ekonomi masyarakat serta keadilan HAM, dalam artian supremasi hukum harus ditegakkan.

“Kapolri baru harus membangun kerjasama bersama Panglima TNI untuk menyelesaikan kasus di Poso, ada sinergitas antara kedua lembaga, sekiranya ada informasi atau himbauan utamanya kepada kelompok yang selama ini diburu, kiranya harus ada pemberitahuan atau sosialisasi ke masyarakat biar tidak ada kesalahpahaman, karena saat ini begitu banyak berita hoax yang sengaja mengacau kan suasana Poso yang semakin sejuk ini,” ujarnya.

Reporter: Saiful Sulayapi
Editor: Udin Salim

Ayo tulis komentar cerdas