Home Sulselbar

Inkindo Sulteng Kirim Bantuan ke Sulbar

20
KIRIM BANTUAN - DPP Inkindo Sulawesi Tengah mengirim bantuan ke sejumlah daerah yang terdampak bencana alam, Rabu 20 Januari 2021. (Foto: Metrosulawesi/ Tahmil Burhanuddin)

Palu, Metrosulawesi.id – Dewan Pengurus Provinsi Ikatan Nasional Konsultan Indonesia (DPP Inkindo) Sulawesi Tengah mengirim bantuan ke sejumlah daerah yang terdampak bencana alam, Rabu 20 Januari 2021.

Menurut Ketua Inkindo Sulteng Gufran Ahmad, bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian mereka terhadap para korban bencana di sejumlah daerah, termasuk di korban bencana gempa bumi di Provinsi Sulawesi Barat.

“Kita di Inkindo Secara nasional itu ada badan yang mengurus kebencanaan, namanya Badan Pengabdian Masyarakat dan Kebencanaan Nasional (BPMKN) DPN Inkindo, badan inilah yang mengurus dan mengelola sumbangan dan bantuan dari keluarga besar Inkindo se-Indonesia. DPP Inkindo Sulteng adalah bagian misi kemanuasiaan Badan Kebencanaan Inkindo Nasional,” ungkap Gufran.

Terkait bencana gempa Bumi di Sulbar, Inkindo juga telah mendirikan posko yang didirikan dan dipusatkan di Kantor DPP Inkindo Sulbar. Bantuan dari seluruh anggota Inkindo Sulawesi Tengah yang dikirimkan pun disalurkan ke Posko induk tersebut.

“Teman-teman relawan dari Inkindo Sulsel sudah bergerak lebih dulu pasca H+1 ikut membantu korban di Sulbar,” katanya.

“Kami dari DPP Inkindo Sulteng baru brangkat ikut bergabung dan membantu saudara-saudara kita di Sulbar, semoga saja bantuan ini sedikit meringankan beban masyarakat yang kena dampak,” jelasnya.

Bantuan yang dibawa oleh Inkindo Sultenf kemarin sesuai dengan kebutuhan mendasar atas informasi dari posko induk Inkindo di lokasi bencana. Secara kelembagaan, kata Gufran, pihaknya juga melakukan koordinasi dengan pemerintah, aparat keamanan dan satgas bencana.

“Sekedar informasi juga, Badan Kebencanaan Nasional Inkindo juga menurunkan relawan yang pimpin langsung oleh Ketua DPP Inkindo Kalimantan Selatan dalam membantu masyarakat yang terkena dampak Bencana Banjir di Kalimantan Selatan,” terang Gufran.

Dia juga berharap masyarakat tetap waspad, dan mengingatkan pentingnya mitigasi bencana untuk meminimalisir risiko yang dapat menimbulkan korban lebih banyak.

“Masyarakat juga harus mencari informasi resmi dari pemerintah dan instansi terkait agar tidak cepat percaya hoaks.”

“Sedikit saran untuk pemerintah atau pihak yang berwewenang agar bisa terus melakukan update terhadap situasi bencana di Sulbar agar sasaran bantuan dari berbagai pihak bisa terdiatribusi dengan baik dan tepat sasaran,” tandasnya.

Reporter: Tahmil Burhanuddin
Editor: Udin Salim

Ayo tulis komentar cerdas