Home Sulteng

Empat Kabupaten Ikut UMP Sulteng

17
Joko Pranowo. (Foto: Metrosulawesi/ Michael Simanjuntak)

Palu, Metrosuawesi.id – Kepala Bidang Pembinaan Hubungan Industrial dan Pengawasan Ketenagakerjaan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Sulteng, Joko Pranowo, mengungkapkan upah minimum kabupaten/kota (UMK) tahun 2021 di daerahnya telah ditetapkan.

Dari 13 kabupaten/kota di Sulawesi Tengah, ada empat kabupaten terpaksa harus mengikuti Upah Minimum Provinsi (UMP) Sulteng tahun 2021 sebesar Rp 2.303.711 per bulan. Empat kabupaten tersebut yakni Sigi, Tolitoli, Tojo Unauna (Touna), dan Banggai Laut (Balut).

Untuk Sigi dan Touna mengikuti UMP karena kedua kabupaten ini belum memiliki dewan pengupahan. Sementara Tolitoli dan Balut ikut UMP Sulteng karena tak mengusulkan penetapan UMK sampai batas waktu yang ditentukan.

“Ketentuannya kalau tidak memiliki dewan pengupahan atau tidak mengusulkan penetapan UMK terpaksa mengikuti UMP,” ujar Joko, Rabu, 20 Januari 2021.

Joko mericinkan UMK 2021 yang telah ditetapkan untuk Kota Palu sebesar Rp 2.673.388, Donggala Rp 2.303.711, Parimo Rp 2.445.950, Poso Rp 2.503.734, Morowali Rp 2.823.965, Morowali Utara Rp 3.100.000, Buol Rp 2.585.674, Banggai Rp 2.343.970 dan Banggai Kepulauan Rp 2.325.749.

Morowali Utara menjadi kabupaten tertinggi kenaikan UMK dari yang sebelumnya Rp2,7 juta per bulan tahun lalu menjadi Rp3,1 juta per bulan pada tahun ini. Sebelumnya, Joko menjelaskan proses penetapan UMK dilakukan melalui rapat dewan pengupahan di kabupaten/kota terkait.

Selanjutnya, nominal UMK yang ditetapkan dalam rapat harus diusulkan kepada gubernur untuk ditetapkan melalui SK. Adapun UMP Sulteng tahun 2021 ditetapkan dengan nominal Rp2.303.711 per bulan. Dewan Pengupahan Provinsi Sulawesi Tengah menetapkan UMP 2021 sama dengan nominal UMP tahun 2020.

Kepala Disnakertrans Provinsi Sulteng, Arnold Firdaus, menjelaskan Menteri Ketenegakerjaan RI memutuskan untuk tidak menaikan UMP 2021 melalui keputusan dalam Surat Edaran (SE). SE dimaksud Nomor 11/HK04/X/2020 tentang Penetapan Upah Minimum tahun 2021 pada Masa Pandemi Covid-19. Dengan penetapan tersebut, UMP Sulteng juga dipastikan tetap dengan nominal Rp2.303.711 per bulan.

“Berdasarakan SE bu menteri, maka Dewan Pengupahan Provinsi Sulawesi Tengah telah menetapkan UMP 2021 Rp2.303.711, sama dengan UMP tahun 2020,” ungkap Arnold, Selasa, 27 Oktober 2020.

Reporter: Michael Simanjuntak

Ayo tulis komentar cerdas