Home Ekonomi

BSM Terus Wujudkan Keuangan Syariah Dalam Momentum PEN

12
BERI PEMAPARAN - Direktur Utama Bank Syariah Mandiri yang juga selaku Ketua Project Management Office (PMO) Integrasi dan Peningkatan Nilai Bank Syariah BUMN, Hery Gunardi saat memaparkan kondisi perbankan syariah pada kegiatan yang diselenggarakan secara virtual. (Foto: Tangkapan layar/ Fikri Alihana)

Palu, Metrosulawesi.id – PT Bank Syariah Mandiri (BSM) terus mengubah dan mewujudkan kondisi keuangan syariah dalam momentum pemulihan ekonomi nasional (PEN) di Indonesia.

Demikian diungkapkan Direktur Utama Bank Syariah Mandiri yang juga selaku Ketua Project Management Office (PMO) Integrasi dan Peningkatan Nilai Bank Syariah BUMN, Hery Gunardi pada kegiatan webinar yang digelar secara virtual, Selasa 19 Januari 2021.

Ia menjelaskan bahwa roda perekonomian harus tetap dijalankan khususnya memajukan ekonomi dan keuangan syariah yang menjadi salah satu kunci utama dalam membangkitkan geliat ekonomi nasional.

“Seperti kita ketahui pada zaman yang serba cepat dan sangat dinamis sistem ekonomi global membutuhkan sebuah alternatif atau strategi keuangan yang stabil, serta aman dalam setiap kondisi,” jelasnya.

Menurutnya, Indonesia ingin memerlukan nasaf yang baru untuk menjalankan roda ekonomi. Di samping itu, ia mengungkapkan ekonomi syariah kini merupakan primadona baru dan menunjukkan pertumbuhan positif sepanjang 2020.

“Walaupun kita sadar sekarang ini sedang dilanda masalah akibat pandemi Covid-19. Artinya, ekonomi syariah dapat menjadi sumber perbankan baru hingga membantu percepatan pemulihan ekonomi secara nasional,” ujarnya.

Hery mengatakan integrasi tiga bank syariah milik BUMN merupakan wujud dari inisiatif pemerintah untuk mengembalikan industri syariah. Di mana selama ini bank syariah dianggap sebagai raksasa tidur oleh sebagian masyarakat.

“Dengan nilai aset yang mencapai sekitar Rp240 triliun dan melayani lebih dari 14,9 juta nasabah, Bank Syariah Indonesia akan berupaya menjawab berbagai tantangan pengembangan ekonomi dan industri keuangan syariah,” ujarnya menambahkan.

Reporter: Fikri Alihana
Editor: Udin Salim

Ayo tulis komentar cerdas