Home Politik

Rahmawati M Nur Pimpin PKB Sulteng

26
Ketua DPP PKB Halim Iskandar saat melantik pengurus DPW PKB Sulawesi Tengah yang dinakhodai Rahmawati M Nur, Sabtu malam, 16 Januari 2021 di Palu. (Foto: Metrosulawesi/ Pataruddin)
  • DPP PKB: Orientasi Parpol Hanya Satu, Perbanyak Suara

Palu, Metrosulawesi.id – Rahmawati M Nur resmi memimpin Dewan Pimpinan Wilayah Partai Kebangkitan Bangsa (DPW PKB) Sulawesi Tengah periode 2021-2026 melalui Musyawarah Wilayah IV. Sebelumnya, Rahmawati merupakan Sekretaris mendampingi HM Amin Thahir di periode 2015-2020. Pengukuhan dan pelantikan pengurus baru DPW PKB Sulawesi Tengah dipimpin Ketua DPP PKB Dr Halim Iskandar, Sabtu malam, 16 Januari di Best Western Coco Plus Hotel, Kota Palu.

Dalam sambutannya, Rahmawati mengatakan dari enam daerah pemilihan di Sulawesi Tengah, PKB belum berhasil menempatkan wakilnya dari dua dapil pada Pemilu Legislatif 2019 lalu. Dia berjanji untuk Pemilu 2024 mendatang, PKB Sulawesi Tengah bisa menempatkan perwakilan penuh enam daerah pemilihan di DPRD Sulawesi Tengah.

“Saat ini kita baru memiliki empat kursi dan mengalami peningkatan dari sebelumnya. Ke depan, kita berusaha untuk ada wakil dari setiap dapil di daerah ini,” kata Rahmawati.

Begitupula untuk kursi DPR RI, PKB belum berhasil menempatkan calegnya di Pemilu Legislatif 2019 lalu.

“Jangan sampai itu hanya menjadi harapan dan slogan buat kita kalau tanpa dibarengi dengan program dan kerja-kerja di lapangan,” kata Rahmawati.

Dia juga menjelaskan ada dua daerah pemilihan yang masih kosong yaitu Bangai, Banggai Laut dan Banggai Kepulauan. Sebelum pemekaran, PKB cukup lama berkuasa di daerah pemilihan tersebut. Begitupula untuk dapil Poso, Morowali dan Morowali Utara, sejak pemekaran (Morowali dan Morut), PKB juga kosong sejak tahun 1999. Untuk Morowali Utara ada kursi di sana. Hal serupa juga di Tolitoli, juga masih kosong.

“Target ke depan, dengan kerja nyata dilapangan, bisa memperoleh satu kursi untuk DPR RI dan di DPRD Sulawesi Tengah juga bisa mengisi enam kursi atau setiap daerah pemilihan terisi. Kalaupun lebih,itu adalah bonus untuk kita,” kata Rahmawati.

Sementara itu, Ketua DPP PKB Halim Iskandar mengapresiasi kepemimpinan Amin Thahir. Dia menilai Amin Thahir sukses memimpin PKB Sulawesi Tengah dan sukses melakukan kaderisasi dan transformasi di daerah ini.

“Masih ada satu lagi untuk memenuhi tiga suksesnya Pak Amin Thahir yaitu mengawal suksesnya kader yang sudah dikaderkan memimpin PKB. Saya ingin seratus persen, jangan hanya 75 atau 80 persen. Terima kasih Pak Amin Thahir karena saya yakin akan terus mengawal dan yakin bisa memenuhi target masuk tiga besar di Sulawesi Tengah,” kata Halim Iskandar.

Halim Iskandar juga mengapresisi Ramhawati M Nur memimpin PKB Sulawesi Tengah yang baru. Dia menjadi perempuan kelima yang memimpin DPW PKB dari 34 DPW di Indonesia.

“Ini juga tantangan bagi kita semua, utamanya bagi kalangan perempuan. Gunakan semaksimal mungkin potensi perempuan dan kekuatan perempuan. Saya yakin kalau itu digunakan, pasti PKB Sulawesi Tengah akan menang. Karena yang punya kekuatan lebih itu perempuan,” kata Halim.

Halim juga menegaskan, adalah partai politik itu tugasnya hanya satu yaitu memperbanyak suara. Semua energi, pikiran, tenaga dan apapun yang kita lakukan harus berorientasi pada penambahan jumlah suara pendukung dan pemilih PKB.

“Nggak usah terlalu banyak teori, ini aja dipegang. Kita mau bikin program apa saja, silakan. Yang penting program itu akan berdampak pada penambahan suara atau tidak. Kalau program itu tidak menambah atau berdampak pada penambahan suara ya udah. Cari program yang berorientasi pada penambahan suara,” ujar Halim Iskandar.

Lanjut Halim, karena politik itu hari ini apapun kondisinya adalah banyak-banyakan suara. Misalnya, kita sama-sama baru saja menjalani pemilihan kepala daerah. Ada yang kalah 100 biji (suara, red), kecewanya berapa luar biasa.

“Wah kalau kita nambah 200 biji saja, kita menang. Apapaun, meskipun 100 biji, namanya kalah yah kalah. Biar didiskusi tiga hari tiga malam, yah tetap kalah,” kata Halim.

Reporter: Pataruddin

Ayo tulis komentar cerdas