Home Palu

Nakes di Palu Mulai Divaksin

15
dr Husaema. (Foto: Metrosulawesi/ Moh Fadel)

Palu, Metrosulawesi.id – Program vaksinasi pencegah Covid-19 atau virus corona di wilayah Kota Palu, Sulawesi Tengah terus dilakukan. Hari ini, Jumat, 15 Januari 2021, giliran vaksinasi diberikan kepada tenaga kesehatan (nakes) di Kota Palu .

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kota Palu, dr. Husaema Abdul Rahman. Kata dia, vaksinasi telah dilakukan di beberapa tempat di Kota Palu.

“Iya betul sudah berlangsung. Mulai Jumat pagi tadi,” kata Husaema melalui sambungan ponselnya, Jumat sore,  15 Januari 2021.

Dia mengungkapkan, ada 23 titik sebaran tempat vaksinasi di Kota Palu, namun dirinya belum menerima jumlah nakes yang telah divaksinasi.

“Belum ada laporan yang saya terima (berapa jumlahnya), tetapi saya masih terus memantau perkembangannya,” pungkasnya.

 “Tadi saya coba telepon pihak-pihak bidang kesehatan, ada yang mengatakan enam nakes, ada juga yang baru satu nakes. Sedangkan lokasinya ada di Puskesmas Birobuli, Puskesmas Mabelopura, dan di (RS) Anutapura,” jelas Husaema.

Untuk sebaran jumlah 23 titik vaksinasi itu, kata Husaema, mengacu dengan jumlah Puskesmas di Palu sebanyak 13 unit dan 10 rumah sakit. “Jumlah tempat itu juga termasuk digabung klinik dan KKP,” tuturnya.

Sedangkan nakes yang telah divaksinasi merupakan nakes yang telah mendaftar sebelumnya melalui website khusus.

“Memang untuk tahap awal ini dikhususkan dulu untuk nakes, itupun yang telah mendaftar dan jadwalnya sudah ditentukan sebelumnya,” imbuhnya.

Lebih jauh dia menjelaskan, program vaksinasi nakes saat ini direncanakan dan disiapkan hingga tiga bulan ke depan, yang mana jadwal penyuntikannya ditetapkan pada Senin, Rabu dan Jumat setiap pekannya.

Dari program tersebut, dr. Husaema berharap masyarakat semakin yakin terhadap vaksin pencegah pagebluk Covid-19.

“Karena anggapannya, seluruh nakes saat ini merupakan pelayan utama masyarakat, sehingga keraguan di tengah masyarakat tentang vaksin bisa ditepis,” jelasnya.

“Dengan melihat bahwa nakes sudah divaksinasi dan lihat nanti hasil tak ada yang terjadi efek negatif, agar selanjutnya masyarakat ikut divaksinasi juga. Saya kira vaksinasi harus disambut positif, tetapi tetap patuhi prokes (protokol kesehatan),” kata Husaema.

Reporter: Faiz
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas