Home Palu

IAIN Palu Perpanjang Pemotongan UKT

Dr Abidin Djafar. (Foto: Metrosulawesi/ Moh Fadel)

Palu, Metrosulawesi.id – Wakil Rektor 1 Institut Agama Islam Negeri (IAIN)  Palu, Dr. Abidin Djafar, mengatakan, kebijakan pemotongan Uang Kuliah Tunggal (UKT) bagi yang terdampak Covid-19 diperpanjang hingga semester genap. Hal itu sebagai bentuk dukungan atas kondisi mahasiswa di masa pandemi Covid-19.

“Namun kali ini ada perubahan, hanya ada tiga skema, yakni skema 20 persen, skema 50 persen, dan skema 100 persen. Untuk skema 20 persen berlaku untuk mahasiswa semester II, semester IV, dan semester VI. Sementara untuk skema 50 persen berlaku bagi mahasiswa semester VIII atau semester akhir, dan yang terakhir skema 100 persen berlaku bagi mahasiswa yang terkena (terinfeksi) Covid-19,” jelas Abidin melalui ponselnya, belum lama ini.

Menurut Abidin, skema 10 persen itu hilang karena itu berlaku bagi mahasiswa semester I, di semester genap 1 Maret nanti, yang tadinya semester I akan naik ke semester II, jadi tidak ada semester I.

“Begitu juga terkait bantuan pulsa data gratis dari Kemenag, dipastikan akan tetap berlanjut,  5 GB untuk paket umum dan 45 GB untuk paket pendidikan. Karena di semester genap yang dimulai dari tanggal 1 Maret 2021 sebagaimana kalender akademik yang dimiliki IAIN Palu, proses perkuliahan dipastikan tetap menerapkan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) atau kuliah online,” katanya.

Terkecuali nantinya, kata Abidin, kasus Covid-19 mengalami penurunan, IAIN Palu akan melakukan penyesuaian metode perkuliahan, kolaborasi sistem online dan offline.

“Sebagaimana ketentuan SKB empat menteri, Kementerian Agama, Kemendikbud, Kementerian Kesehatan, dan Kementerian Dalam Negeri, jika suatu daerah mengalami penurunan kasus Covid-19, dimungkinkan para pengelolah pendidikan itu melakukan penyesuaian metode pembelajaran atau kuliah,  yakni online dan offline,” ungkapnya.

Sementara untuk kendala jaringan, Abidin mengungkapkan, selama ini IAIN Palu sudah menjalin kerjasama dengan semua provider di Kota Palu, sekaligus memperbaiki jaringan yang ada di dalam kampus.

“Secara bertahap kita melakukan pembenahan,” ujarnya.

Reporter: Moh. Fadel
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas