Home Ekonomi

Corona Buat Industri Penjualan Sepeda Naik Daun

13
Toko Gemar Sepeda yang beralamat di Jalan Haji Hayun, Kelurahan Besusu Barat, Kecamatan Palu Timur, Kota Palu. (Foto: Metrosulawesi/ Fikri Alihana)

Palu, Metrosulawesi.id – Sejak virus corona merebak di Indonesia, minat masyarakat untuk bersepeda belakangan ini sangat tinggi. Tren permintaan terhadap sepeda pun ikut alami kenaikan. Bisa dibilang, industri penjualan sepeda kini sedang naik daun.

Tak terkecuali juga dengan penjualan sepeda yang ada di Kota Palu. Sebab banyak jenis olahraga yang mampu bermetamorfosis menjadi sarana hiburan, sarana komunikasi, dan akhirnya menjadi gaya hidup di masyarakat. Apalagi, bersepeda tumbuh menjadi hobi yang sangat populer.

Di mana hal tersebut menjawab kebutuhan berbagai lapisan usia dan merambah beragam strata sosial ekonomi.

Alat fungsional yang semula hanyalah merupakan sarana transportasi sederhana dan murah itu kini tak bisa dipandang remeh.

Seperti yang terlihat di salah satu Toko penjualan Sepeda di Jalan Haji Hayun, Kelurahan Besusu Barat, Kecamatan Palu Timur, Kota Palu, Kamis (14/1/2021).

Pemilik toko Gemar Sepeda, Rony menjelaskan harga yang ditawarkan kepada pembeli sangat bervariasi.

“Mulai yang paling murah sekitar Rp2 jutaan, sampai pada harga tertinggi mencapai Rp10 jutaan. Selain sepeda kami menyediakan sperpart juga untuk konsumen,” katanya.

Ia mengungkapkan baru membuka toko sepeda kurang lebih tujuh bulan lalu dari 1 Juli 2020. Sedangkan, harga sperpart dan asesoris yang dijualnya cukup beragam berkisar antara Rp20 ribu hingga sampai Rp1 juta sesuai dengan kualitas maupun jenis sepedanya.

“Ada beberapa jenis dan merek sepeda yang kami jual. Kalau untuk stok secukupnya saja kita sediakan karena melihat kondisi pasar,” ungkapnya.

Selain itu, pihaknya saat ini menawarkan bagi setiap pembeli sepeda dengan program member yang dapat dipastikan meraih poin dan diskon tambahan. Ia menyampaikan untuk pembelian bisa melalui secara kredit dan cass.

“Tiga poin saja sudah cukup bagi pembeli menukarkan dengan diskon. Kemarin waktu masih buming penjualan sampai 10 unit, tapi sekarang tergantung kondisi pasar,” katanya.

Reporter: Fikri Alihana
Editor: Pataruddin

Ayo tulis komentar cerdas