Home Ekonomi

181 Obat Tradisional Tidak Miliki Izin Edar

20
Fauzi Ferdiansyah. (Foto: Metrosulawesi/ Fikri Alihana)

Palu, Metrosulawesi.id – Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Palu menyebutkan kurang lebih ada sekitar 181 pcs obat tradisional di wilayah Sulawesi Tengah tidak memiliki izin edar.

Demikian disampaikan Kepala Balai POM Palu, Fauzi Ferdiansyah kepada sejumlah wartawan saat menggelar pertemuan membahas tentang kinerja selama setahun terakhir di kantor BPOM Jalan Undata, Kelurahan Besusu Barat, Kecamatan Palu Timur, Jumat (15/1/2021).

Ia mengungkapkan bahwa terkait pangan yang juga tidak mempunyai surat izin sebanyak 92 pcs dengan total nominal temuan sebesar Rp150.964.702. Begitu pula kosmetik yang mencapai sekitar 5.738 pcs.

“Kalau pemeriksaan sarana produksi dari 57 masih terdapat 34 yang tidak memenuhi ketentuan atau 59,65%. Sedangkan, dari 1.585 sampel yang diuji ditemukan 285 tidak memenuhi syarat (17,98%),” ungkapnya.

Disamping itu, berdasarkan data perkara yang ditangani Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Balai POM Palu dan Banggai jumlah tindak pidana ada 8 perkara dengan nilai Rp476.865.000.

“Itu terdiri atas tindak pidana kosmetik ilegal, pangan, dan obat tradisional. Selama tahun 202, kami juga terima 171 permintaan informasi dan pengaduan dari masyarakat,” tuturnya.

Pengawas Balai POM di Palu melibatkan peran serta konsumen melalui pemberdayaan masyarakat dalam bentuk kegiatan penyuluhan/komunikasi informasi dan edukasi (KIE) baik secara langsung maupun media sosial.

“Kami menghimbau kepada pelaku usaha untuk terus menaati peraturan yang berlaku. Begitupun masyarakat diharapkan agar lebih proaktif dalam memilih suplemen kesehatan dan kosmetik,” ujarnya.

“Terutama untuk pembelian secara online dan ingat selalu cek kemasan dalam kondisi baik, serta baca info produk pada labelnya, pastikan memiliki izin edar Badan POM hingga tidak melebihi masa kadaluwarsa,” ujarnya menambahkan.

Reporter: Fikri Alihana
Editor: Pataruddin

Ayo tulis komentar cerdas