Home Nasional

Gempa Tektonik M.6,2 Guncang Majene, Sejumlah Bangunan Roboh

30
ILUSTRASI - Gempa Mejene. (Foto: Ist/ BMKG)

Mamuju, Metrosulawesi.id Gempa hari ini terjadi di Kota Majene, Sulawesi Barat. Sejumlah bangunan bertingkat akibat gempa, , roboh akibat gempa berkekuatan magnitudo 6,2 yang terjadi Jumat, 15 Januari 2021 pukul 02.28 WWITA.

Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG.  Bambang  Setiyo Prayitno, M.Si, dalam siaran pers-nya menyebutkan, sekitar pukul 02.28.17 WITA, tepatnya hari Jumat, 15 Januari 2021, dini hari,  wilayah Majene diguncang gempa tektonik.

Hasil analisis BMKG, kata Bambang Setiyo,  menunjukkan gempabumi ini memiliki magnitudo  M=6,2. Episenter gempabumi terletak pada koordinat 2,98 LS dan 118,94 BT , atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 6 km arah TimurLaut Majene, Sulawesi Barat pada kedalaman 10 km.

Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, urai Bambang, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat aktivitas sesar lokal. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault ). 

Guncangan gempa bumi ini, lanjut Bambang  dirasakan di daerah Majene, Mamuju IV-V MMI (Getaran dirasakan hampir semua penduduk, orang banyak terbangun), Kota Palu, Mamuju Tengah, Mamuju Utara dan Mamasa III MMI (Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu ). Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut.

ROBOH – Salah satu bangunan di Mamuju, Sulawesi Barat yang roboh akibat gempa M.6,2 yang terjadi Jumat dini hari. (Foto: Ist)

Meski gampa berkekuatan 6,2, hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini Tidak berpotensi tsunami.

Sebelum gempa utama, gempa bumi ini masih merupakan rangkaian gempa bumi pada Kamis  14 Januari 2021 Pukul 14.35 WITA dengan magnitudo M=5,9.

Kepada masyarakat, Bambang, menghimbau  agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa.

‘’Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi (Instagram/Twitter @infoBMKG), website (http://www.bmkg.go.id atau inatews.bmkg.go.id), atau melalui Mobile Apps (IOS dan Android): wrs-bmkg atau infobmkg,’’ pinta Bambang.

Sementara itu,  berdasarkan sejumlah foto dan video yang beredar di media sosial, gempa diketahui menimbulkan kerusakan pada gedung utama kantor Gubernur Sulbar, rumah sakit Mifta Manakarra, hingga hotel.

Warga di Mamuju juga diketahui mengungsi pada daerah ketinggian, lantaran khawatir terjadi tsunami akibat gempa susulan yang berulang kali terjadi. (*/is)

Ayo tulis komentar cerdas