Home Hukum & Kriminal

Korban Ditikam di Adegan Ke-17

24
REKONSTRUKSI PEMBUNUHAN - Tersangka Gorang alias Ale saat memperagakan adegan ke-17, dimana tersangka menikam korban (pemeran pengganti) secara berulang, dalam gelar rekonstruksi yang dilaksanakan di TKP, Rabu 13 Januari 2021. (Foto: Metrosulawesi/ Djunaedi)
  • Rekonstruksi Pembunuhan di Palupi

Palu, Metrosulawesi.id – Penyidik unit II Sat Reskrim Polres Palu, dibackup unit Inafsis, Tim Buser dan Sat Sabara Polres Palu, Rabu 13 Januari 2021, menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan terhadap Hanri Karel Umi(39), yang terjadi pada Senin 7 Desember 2020 lalu, dengan tersangka Pahlawan Gorang alias Ale (50).

Rekonstruksi itu dilaksanakan di Tempat Kejadian Perkara (TKP), yang berada di Kompleks BTN Palupi, Kecamatan Tatanga, Kota Palu, dengan pengawalan ketat petugas bersenjata laras panjang dan dipimpin oleh Kasat Reskrim Polres Palu, AKP.Sigit Suhartanto SIK.

Dalam reka ulang itu, Tersangka Gorang alias Alememperagakan adegan demi adegan, yang berjumlah 42 Adegan, dimulai dari saat tersangka mendatngai rumah korban yang juga dijadikan tempat usaha salon milik korban, adegan pembunuhan, serta proses dimana tersangka meninggalkan TKP dan melarikan diri, hingga menjual barang-barang milik korban.

“Dalam rekontruksi tersebut di peragakan 42 adegan yang dimulai saat pelaku mendatangai rumah korban danproses penganiayaan hingga korban meninggal dunia, terus adegan dimana tersangka meninggalkan TKP dan menjual barang korban hingga melarikan diri,” jelas Kasat Reskrim Polres Palu, AKP.Sigit Suhartanto SIK, kepada Wartawan Metrosulawesi.

Dari kesemua adegan yang dilakukan oleh tersangka Ale, yang menjadi perhatian petugas hingga harus di ulang berkali-kali, yakni adegan ke 17, saat dimana tersangka melakukan aksinya menghabisi pria pemilik salon Anggi, dengan menikam korban berulang kali dengan menggunakan senjata tajam jenis pisau, hingga korban meninggal dunia.

Sebelum pembunuhan itu terjadi, di adegan sebelumnya, tersangka dan korban sempat mengkonsumsi Narkoba jenis Sabu-sabu, di dalam kamar dimana pembunuhan itu terjadi.

“Jadi tersangka membunuh korban pada adegan ke 17, tersangka menikam korban dengan menggunakan pisau,” ungkapnya.

Sigit juga menjelaskan bahwa, dalam rekonstruksi ini pihaknya bersama dengan pihak kejaksaan dan pengacara, menggelar di tiga lokasi yang berbeda, yakni di lokasi pembunuhan di wilayah palupi, dilorong bakso dimana tersangka menjual sepeda motor korban, dan satu adegan lagi diman tersangka menjual Hanphone korban, dilakukan di Mapolres Palu, untuk menggantikan lokasi aslinya.

Dalalm rekonstruksi yang juga disaksikan warga serta keluarga korban itu, sempat terjadi kericuhan yang mana keluarga korban sempat histeris melihat tersangka dan mencoba untuk mendekati tersangka, beruntung personel dari Sabara Polres Palu bersama Tim Buser yang berjaga di TKP, dapat menahan keluarga korban dan menenangkanya.

Reporter: Djunaedi
Editor: Udin Salim

Ayo tulis komentar cerdas