Home Ekonomi

BCA Palu Lakukan Investigasi Terkait Dana Nasabah yang Diduga Raib

32
Rony Owen. (Foto: Ist)

Palu, Metrosulawesi.id – Bank Central Asia (BCA) Cabang Palu telah melakukan investigasi terkait dana nasabah senilai Rp80 juta atas nama Taufik yang diduga raib sejak 14 Desember 2020 kemarin.

Saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Selasa, 12 Januari 2021, Kepala Kantor Cabang Utama (KCU) Bank Central Asia (BCA) Palu, Rony Owen mengatakan proses dari kasus transaksi yang dialami nasabah tersebut masih sementara berlangsung.

“Kita lagi urus semuanya karena kami anggap transaksi itu normal. Kemungkinan nasabah akan dihubungi dan koordinasi kembali tentang kasus ini,” katanya.

Ia mengatakan nantinya pihak BCA akan berupaya untuk mengembalikan dana nasabah yang raib itu. Namun, lanjut Rony, hal itu tentunya butuh waktu untuk mendalami kasus raibnya dana nasabah tersebut.

“Kebetulan saya ada di luar kota, nanti jawabannya rekan-rekan media pasti kita kasih karena saat ini masih kami tindaklanjuti,” katanya.

Sementara Humas Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sulteng, Mega menerangkan nasabah sudah melaporkan atas tindakan kasus dugaan raibnya dana senilai Rp80 juta. Sedangkan untuk surat pengaduan diproses selama 20 hari masa kerja.

“Surat aduan dari nasabah kami terima sejak 15 Desember 2020. Langkah selanjutnya kami sesuai prosedur yang berlaku dengan mengirim surat tembusan ke pihak BCA Cabang Palu,” terangnya.

Dirinya meminta kepada BCA Cabang Palu agar bisa meneliti kembali permasalahannya dengan nasabah. Pasalnya, kasus tersebut terjadi menjelang akhir tahun dan di masa pandemi Covid-19.

“Kalau untuk cepat atau lambat tindakan kami itu semua tergantung masalahnya juga. Pihak bank sampai saat ini belum merespon dan masih melakukan penyelidikan,”ujarnya.

Seperti yang diberitakan Metrosulawesi sebelumnya, Taufik kurang lebih dua tahun menjadi penabung nasabah BCA Cabang Palu. Taufik berprofesi sebagai Anak Buah Kapal (BK) pada suatu perusahaan penangkapan ikan internasional.

Taufik mengaku selama ini gajinya selama bekerja di perusahaan tersebut langsung masuk ke BCA Palu.

“Memang selama ini gaji saya masuk di BCA, dan tidak pernah saya melakukan pergantian ATM atau apupun sejenisnya. Selama pelayaran saya di New Zealand, Afrika, Antartika, atau pun Eropa setiap gajian perusahaan langsung masukan ke rekening BCA saya itu,” kata Taufik di Palu, Selasa, 12 Januari 2021.

“Jadi apa yang ada di rekening itu adalah hasil keringat saya selama bekerja. Sekarang saya ini mudik ke Palu berharap uang di tabungan tersebut bisa dimanfaatkan, tapi ternyata pada pagi 14 Desember 2020, saat saya ke ATM dan ingin ambil uang buat beberapa keperluan, saldo saya tinggal Rp75 ribu,” keluhnya.

Reporter: Fikri Alihana
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas