Home Palu

44 Nakes Anutapura Positif Covid-19

19
drg. Herry Mulyadi. (Foto: Ist)
  • Herry: Vaksin Dapat Lindungi Masyarakat

Palu, Metrosulawesi.id – Direktur Rumah Sakit Umum (RSU) Anutapura Palu, drg Herry Mulyadi mengungkapkan, saat ini ada sebanyak 44 Tenaga Kesehatan (Nakes) di RSU Anutapura, telah terpapar Covid-19.

“Dengan rincian dokter 11 orang, perawat dan bidan serta tenaga kesehatan lainya berjumlah 33 orang, sehingga totalnya saat ini sudah sebanyak 44 tenaga kesehatan yang terjangkit dari virus corona tersebut,” kata Herry, melalui ponselnya, Selasa, 12 Januari 2021.

Selain itu kata Herry, terkait gerakan vaksinasi masyarakat diharapkan proaktif dan sadar bahwa vaksin ini betul-betul melindungi warga.

“Saya selaku Direktur RSU Anutapura siap untuk di vaksin, jadi kalau ada Hoax yang mengatakan bahwa vaksin itu ada yang lain-lain janganlah kita percaya. Olehnya itu mari kita semua harus menyadari bahwa tujuan vaksin ini adalah untuk melindungi masyarakat itu sendiri,” jelasnya.

Herry mengatakan, masih ingat dengan sebaran hoax RS dituduh memvonis orang untuk jadi Covid agar mendapatkan penghasilan.

“Kalian tidak sadar bahwa ratusan dokter sudah meninggal, apakah kami sanggup untuk membunuh teman sendiri, bahkan beberapa sahabat kami di UNHAS kemarin beritanya meninggal dan itu guru besar,” ujarnya.

Untuk itu Herry kembali menegaskan, kepada masyarakat jangan terlalu percaya dengan hoax, dia mengajak masyarakat agar berfikir secara positif, bahwa vaksin ini bertujuan untuk agar pandemi Covid-19 bisa berakhir.

“Karena sampai saat ini hanya vaksin yang kita harap bisa mencegah dan menghentikan, penularan Covid-19 yang semakin hari semakin meningkat,” katanya.

Perlu diketahui kata Herry, di Kota Palu kasus Covid-19 begitu meningkat, untuk itu budaya 3M ini agar ditegakan sehingga tidak terkonfirmasi positif.

“Kita terus berdoa agar pasien yang terkonfirmasi positif dapat diberikan kesembuhan oleh Allah Swt, karena penyakit ini dapat membahayakan manusia, apabila pasien itu memiliki riwayat penyakit berat,” ujarnya.

Herry menambahkan, pemerintah ingin masyarakatnya sehat, sehingga jangan berfikir negatif tentang kebijakan vaksin. Sebab vaksin ini merupakan kebijakan seluruh dunia, bahkan produk vaksin ini hampir seluruh negara memperebutkanya.

“Olehnya itu kita harus sambut positif gerakan vaksinasi Indonesia, yang dalam waktu dekat ini akan dilaksanakan secara serentak,” ungkapnya.

Reporter: Moh. Fadel
Editor: Udin Salim

Ayo tulis komentar cerdas