Home Palu

Rekrutmen CPNS-PPPK Masih Tunggu Jadwal

31
Supardi. (Foto: Metrosulawesi/ Moh Fadel)

Palu, Metrosulawesi.id – Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Palu di Donggala, Supardi, mengungkapkan pihaknya masih menunggu jadwal resmi rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahun 2021.

“Belum ada (jadwal rekrutmen) sampai saat ini, kita tunggu saja informasi dari pusat,” ungkap Supardi, Minggu, 10 Januari 2021.

Supardi mengimbau masyarakat bersabar menunggu kepastian rekrutmen tersebut sambil menyiapkan dokumen yang diperlukan bagi yang berminat menjadi CPNS atau PPPK . Sebelumnya, Supardi juga mengungkapkan pihaknya juga belum medapat penjelasan secara rinci terkait rencana ditiadakannya formasi guru.

Namun ia mengakui telah mendengar penyampaian Kepala BKN Bima Haria Wibisana yang akan mengalihkan rekrutmen guru menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Dikatakan, penyampaian Kepala BKN tersebut didapatkan Supardi melalui kanal Youtube BKN Pusat. Atas hal tersebut, Supardi belum bisa memastikan pemberlakuan rencana penghapusan CPNS guru.

“Untuk saat ini, kami belum terima keputusannya, karena masih domainnya pak kepala (BKN Pusat),” ucap Supardi.

Diketahui, Kepala BKN Bima Haria Wibisana, mengatakan tidak akan ada lagi penerimaan guru lewat seleksi CPNS. Bima menyebut pemerintah sepakat mengalihkan pengangkatan guru melalui perekrutan PPPK.

“Kami sepakat bahwa untuk guru itu akan beralih menjadi PPPK, jadi bukan CPNS lagi. Ke depan, kami tidak akan menerima guru dengan status CPNS, tapi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja,” kata Bima dalam konferensi pers ‘Catatan Kinerja Akhir Tahun 2020 Kementerian PAN RB di Jakarta, sebagaimana diberitakan Kompas.com, Selasa, 29 Desember 2020.

Menurut Bima, perekrutan guru sebagai PPPK akan membantu pemerintah menyelesaikan persoalan distribusi guru secara nasional. Ia mengatakan selama ini pemerintah selalu terbentur dengan sistem PNS untuk melakukan distribusi guru.

“Karena kalau CPNS setelah mereka bertugas 4 sampai 5 tahun biasanya mereka ingin pindah lokasi. Dan itu menghancurkan sistem distribusi guru secara nasional. Dua puluh tahun kami berupaya menyelesaikan itu, tetapi tidak selesai dengan sistem PNS,” ungkapnya.

Reporter: Michael Simanjuntak
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas