Home Ekonomi

BTN Ajak Nasabah Ikuti Program Solusi

9
Suasana pelayanan di Bank BTN cabang Palu. (Foto: Metrosulawesi/ Fikri Alihana)

Palu, Metrosulawesi.id – Selaku bank penyedia kredit perumahan rakyat (KPR) subsidi, PT Bank Tabungan Negara (BTN) Cabang Palu mengajak seluruh masyarakat atau nasabahnya untuk mengikuti program solusi yang diberlakukan sejak awal 2020 kemarin hingga kini.

Kepala Kredit Bank BTN Cabang Palu, Rizky Wardhana, usai dihubungi Metrosulawesi melalui gawai menjelaskan ini merupakan program yang memberikan kemudahan bagi para nasabah dalam melakukan transaksi. Menurutnya, hal itu adalah sebagai pemenuhan fasilitas dan pelayanan untuk nasabah.

“Artinya, kita memenuhi kebutuhan nasabah. Syarat dari program ini cukup mudah karena diperuntukan khusus PNS, TNI, POLRI, maupun pegawai swasta. Dengan catatan bahwa penghasilan mereka nanti harus dibayarkan melalui BTN,” jelasnya, Minggu (10/1/2021).

Apalagi, lanjut dia, sampai saat ini semua dari berbagai kegiatan telah berbasis internet. Sehingga, program tersebut bisa dibilang menjadi salah satu pasar yang dapat menggaet nasabah dan juga membantu masyarakat.

“Alhamdulillah, kita meraih respon positif adanya program solusi di tahun kemarin. Karena sebagian masyarakat hanya lebih mengenal bank BTN sebagai penyedia KPR. Intinya kami terus berusaha mensosialisaikan agar supaya stakehoders bisa mengetahui produk keuangan lainnya,” katanya.

Sementara itu, Rizky Wardhana menyebutkan terkait realisasi kredit KPR Bank BTN Cabang Palu selama 2020 melampaui target sekitar 130%. Sedangkan, untuk jumlahnya kurang lebih mencapai 700 sekian unit perumahan yang dipasarkan.

“Target melebihi dibanding yang diberikan kantor pusat sebanyak 550 unit. Kalau dilihat pada tahun 2019 sedikit menurun karena kita beradaptasi dengan kondisi pascabencana alam beberapa waktu lalu,” sebutnya.

Menurutnya, pangsa pasar BTN di wilayah Sulawesi Tengah memang mayoritas masih mendominasi tahun 2020. Selain Kota Palu dan Sigi, ada empat daerah kabupaten yang menjadi prioritas utama pengembangan perumahan.

“Yakni mulai Kabupaten Parigi Moutong (Kota Parigi), Morowali (Bungku dan Bahodopi) , Tojo Una-una (Kota Ampana), serta Banggai (Kota Luwuk). Ada beberapa mitra kita yang sudah mengajukan fasilitas penambahan unit rumah di sana. Kita tinggal mendukung saja,” ujarnya.

Secara nasional, ia mengungkapkan kuota KPR FLPP subsidi sebesar 157 ribu unit rumah yang sudah disepakati pemerintah akan disalurkan. Namun, khusus di Sulteng pihaknya belum menerima terkait berapa jumlah kuota yang nantinya harus direalisasikan.

“Jadi untuk kita disini belum terima, tapi kami pastikan dari kuota tersebut BTN per cabang akan menerima lebih besar,” pungkasnya.

Reporter: Fikri Alihana
Editor: Pataruddin

Ayo tulis komentar cerdas