Home Ekonomi

PHRI Sulteng Harapkan Okupansi Naik 60%

11
Salah satu hotel di Kota Palu. (Foto: Metrosulawesi/ Pataruddin)

Palu, Metrosulawesi.id – Di semester 1 tahun 2021, Perhimpunan Hotel & Restoran Indonesia (PHRI) Sulawesi Tengah sangat begitu mengharapkan tingkat okupansi bisa naik sekitar 60%.

Demikian disampaikan langsung Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sulteng, Fery Taula usai dihubungi Metrosulawesi melalui sambungan telepon, Jumat (8/1/2021).

Dirinya pun juga meminta kepada pemerintah daerah agar melibatkan para pelaku usaha khususnya yang bergerak dibidang industri pariwisata dalam setiap penerapan kebijakan.

“Itu untuk kepentingan roda perekonomian juga di tengah situasi pandemi covid 19. Setidaknya mari kita tingkatkan selalu sinergitas. Artinya, dapat pula bisa mendengarkan aspirasi pelaku usaha,” ucapnya.

Sejauh ini, kata Fery, pemerintah Kota Palu maupun Provinsi Sulawesi Tengah tidak terlalu banyak berkordinasi. Namun, hingga kini kebijakan yang dikeluarkan itu telah sesuai dengan keinginan dan sudah cukup baik pemberian dukungan.

“Bagi PHRI selalu ada harapan karena hal adalah semacam bahan bakar bagi kehidupan. Penerapan prokes 3M (Memakai Masker, Mencuci Tangan & Menjaga Jarak) semoga bisa menjadi kebiasaan baru di tengah masyarakat,” harapnya.

Menurutnya, prokes 3M yang efektif akan menimbulkan rasa aman sehingga meningkatkan mobilitas masyarakat yang tinggi guna meningkatkan kebutuhan akomodasi dan konsumsi.

“Sedangkan, untuk Sulteng di tahun 2020 mendapat kuota 14 sertifikasi dari 3 lembaga auditor independen terakreditasi yang diseleksi oleh Kemenparekraf. Hingga sampai saat ini tingkat okupansi baru sekitar 20%,” katanya.

Reporter: Fikri Alihana
Editor: Pataruddin

Ayo tulis komentar cerdas