Home Sulteng

Penerima Bansos 2021 Tetap dari DTKS

21
Ridwan Mumu. (Foto: Metrosulawesi/ Michael Simanjuntak)
  • Kadinsos Sulteng: Sudah Bisa Dicek

Palu, Metrosulawesi.id – Kepala Dinas Sosial Provinsi Sulteng, H Ridwan Mumu, mengungkapkan penerima bantuan sosial (bansos) tahun 2021 tetap dari data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS) di daerah ini. Saat ini, masyarakat prasejahtera yang terdaftar dalam DTKS Sulteng sebanyak 314.263 rumah tangga.

“Sudah mulai disalurkan, pak gubernur secara simbolis menyerahkan bansos kepada perwakilan penerima. Masyarakat bisa cek melalui bank BUMN atau Himbara masing-masing,” ungkap Ridwan, Selasa, 5 Januari 2021.

Dia menerangkan ada tiga bansos yang disalurkan yaitu program keluarga harapan (PKH), program sembako, dan bansos tunai. Program sembako disalurkan dari Januari-Desember 2021, sebesar Rp200 ribu per KK per bulan. Sementara bansos tunai diberikan selama empat bulan yaitu Januari, Februari, Maret, dan April nilainya Rp300 ribu per bulan per KK.

“Kalau PKH besarannya berbeda-beda, tergantung item yang diterima masing-masing,” terang Ridwan.

Untuk Sulteng, sasaran penerima program sembako sebanyak 221.942 KK dan bansos tunai sebanyak 120.008 KK. Sementara sasaran PKH rata-rata diangka 150.000 KK lebih dalam setiap termin pencairan.

Dia mengatakan masyarakat prasejahtera yang masuk dalam DTKS telah melalui proses pendataan sebanyak empat kali pada 2020. Namun demikian, apabila masih ada masyarakat yang berhak menerima bansos belum terdata bisa diusulkan untuk masuk ke DTKS.

“Di sini peran pak RT untuk mendata dan memasukkan karena semua program ini ada pendampingnya di tingkat desa, kelurahan dan kecamatan. Mereka-mereka lah yang bekerjasama untuk mendata kembali atau memperbaharui data. Yang sudah tidak pantas mendapatkan bantuan harus dikeluarkan dan yang pantas harus dimasukkan,” ujarnya.

Diketahui, Presiden Joko Widodo telah meresmikan penyaluran bantuan tunai se-Indonesia 2021. Jokowi mengatakan, pemerintah telah menyiapkan anggaran untuk bansos sebesar Rp110 triliun. Dengan peluncuran, maka bantuan tersebut mulai disalurkan ke-34 provinsi.

“Tahun 2021 ini penyaluran bantuan sosial akan terus kita lanjutkan, dan di dalam APBN 2021 telah kita siapkan anggaran sebesar Rp 110 triliun untuk seluruh penerima dari Sabang sampai Merauke dari Miangas sampai Pulau rote dalam rangka membantu masyarakat mengatasi dampak COVID-19. Artinya bantuan ini dimulai hari ini disalurkan ke 34 provinsi,” ucap Jokowi dalam acara peluncuran yang disiarkan melalui Youtube, Senin, 4 Januari 2021.

Reporter: Michael Simanjuntak
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas