Home Ekonomi

Nilai Ekspor Sulteng Naik 8,49%

Kepala BPS Sulawesi Tengah, Dumangar Hutauruk (kedua dari kiri) saat menggelar konferensi pers, Rabu (15/1/2020) di kantornya. (Foto: Metrosulawesi/ Pataruddin)

Palu, Metrosulawesi.id – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Tengah merilis jumlah total ekspor senilai US$ 707,48 juta atau naik 8,49 persen dibandingkan bulan sebelumnya.

Sedangkan, tercatat total keseluruhan dari nilai impor tercatat US$ 354,71 juta selama November 2020 dan US$ 2.040,40 juta selama Januari sampai dengan November 2020.

“Nilai sebesar ini merupakan ekspor langsung melalui Sulawesi Tengah senilai US$ 701,48 juta dan provinsi lain senilai US$ 6,00 juta,” tutur Dumangar Hutauruk selaku Kepala BPS Sulteng dalam rilis virtual, Senin, 4 Januari 2021.

Diungkapkan, selama Januari-November 2020 juga total nilai ekspor Sulawesi Tengah tercatat US$ 6.663,83 juta atau meningkat US$ 1.297,39 juta (24,17 persen) dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang hanya sebesar US$ 5.366,44 juta.

“Jika dirinci, ekspor melalui Sulawesi Tengah senilai US$ 6.617,06 juta dan provinsi lain senilai US$ 46,77 juta,” ungkapnya.

Sementara kontribusi terbesar terhadap ekspor berasal dari besi dan baja senilai US$ 605,07 juta atau 85,52 persen dari total nilai ekspor. Sedangkan. Tiongkok merupakan negara tujuan utama ekspor senilai US$ 422,62 juta atau 59,74 persen dari total nilai ekspor.

“Pelabuhan Kolonodale berperan senilai US$ 605,07 juta atau 85,52 persen dari total nilai ekspor,” katanya.

Reporter: Fikri Alihana
Editor: Pataruddin

Ayo tulis komentar cerdas