Home Palu

Kaban: Rehabilitasi di BNN Palu Gratis

20
AKBP Baharuddin. (Foto: Metrosulawesi/ Moh Fadel)

Palu, Metrosulawesi.id – Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Palu, AKBP Baharuddin menegaskan, rehabilitasi bagi pengguna narkoba itu gratis, tidak dikenai biaya apapun.

“Hanya saja yang menjadi kendala biasanya pihak keluarga dari pengguna narkoba minta ada pendampingan petugas BNN untuk ke Tanah Merah, dalam rangka rehabilitasi rawat inap. Kendala inilah menjadikan petugas kami itu mengenakan biaya, sebab di BNN tidak ada anggarannya,” kata Baharuddin, di Palu, belum lama ini.

Terkadang kata Baharuddin, masyarakat salah paham kenapa ada biaya, padahal itu untuk petugas kami yang mendampingi ke tempat rehabilitasi.

“Untuk meringankan beban masyarakat, kami mencoba kerjasama dengan Pemerintah Kota Palu agar dapat menganggarkan biaya petugas tersebut. Tetapi Pemkot hanya mampu membiayai 10 orang, dengan catatan mereka yang di rehabilitasi dianggap kurang mampu,” ujarnya.

Baharuddin berharap 2021 ini bisa meningkat dari 10 orang yang dapat dianggarkan, menjadi 20 orang atau lebih, sehingga semua keluarga yang tidak mampu dapat tercover untuk diantar ke Balai Rehabilitasi.  

“Jadi kembali lagi bahwa direhabilitasi itu tidak dipungut biaya,” tegasnya.

Selain itu, kata Baharuddin, memang BNN Palu mengambil satu kecamatan untuk menjadikan daerah bebas narkoba. Kebetulan yang dipilih daerah yang paling rawan di Tavanjuka.

“Pertanyaan kenapa tidak maksimal,? Yang pertama bahwa sesuai kondisi saat ini masih dalan pandemi, tentunya diminta agar jaga kesehatan, petugas kami ini tidak kebal Covid-19, sehingga ini menjadi kendala,” katanya.

Kedua, BNNK Palu tidak bisa bekerja sendiri, sehingga perlu bersinergi dengan instansi lainnya, namun setelah ditindaklanjuti ke instansi lainnya seperti Dinkes dan Dinsos, mereka menyatakan kembali lagi ke Covid-19.

“Yang ketiga daerah Tatanga itu adalah daerah yang sudah sangat masif rawan, beberapakali kami tugas di Provinsi, itu sering kami mendapat perlawanan dari masyarakat, sehingga ini yang menjadi kendala kita juga,” ungkapnya.

Reporter: Moh. Fadel
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas