Home Sulteng

HUT ke-60, JR Komitmen Tingkatkan Layanan Masyarakat

Suryadi. (Foto: Istimewa)

Palu, Metrosulawesi.id – Salah satu perusahaan pelat merah, PT Jasa Raharja kini berusia 60 tahun pada 2021. Dalam usianya yang ke-60 tahun, Jasa Raharja mengusung tema HUT “Bangga Melayani Negeri”. Tema tersebut sejalan dengan pencapaian waktu yang cukup panjang hadir melayani negeri, khususnya dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat yang menjadi korban kecelakaan angkutan penumpang umum dan kecelakaan lalu lintas jalan.

Jasa Raharja (JR) selalu berkomitmen untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat yang tengah berduka akibat musibah kecelakaan, bukan sekedar memberikan santunan yang sifatnya material. Hal ini menjadi fokus Jasa Raharja untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat dan berbasis digital.

Kepala PT Jasa Raharja Cabang Sulawesi Tengah, Suryadi, menyampaikan bahwa JR yang saat ini tergabung dalam group Holding Perasuransian dan Penjaminan atau Indonesia Financial Group (IFG), senantiasa memberikan pelayanan prima kepada masyarakat dan tidak mengurangi tanggung jawabnya dalam menyerahkan santunan kepada yang berhak.

“Sepanjang tahun 2020, Jasa Raharja Cabang Sulawesi Tengah telah menyerahkan Rp25 miliar hak atas santunan bagi korban kecelakaan alat angkutan umum dan korban kecelakaan Lalu Lintas Jalan,” ungkap Suryadi, Senin, 4 Januari 2021.

Dikatakan, nilai ini mengalami penurunan sebesar 28,74 % dibanding periode yang sama tahun 2019. Walau mengalami penurunan, namun Jasa Raharja senantiasa berupaya untuk terus mengoptimalkan daya serap (absorb) kepada seluruh korban kecelakaan yang tercatat dalam laporan kejadian kecelakaan dari Instansi yang berwenang dengan penanganan yang mudah, cepat dan tepat. Penanganan melalui sinergi yang dijalin untuk kemudahan dan kecepatan pelayanan santunan, seperti sinergi dengan BPJS Kesehatan, Korlantas Polri, Ditjen Dukcapil dan Perbankan.

“Dengan demikian masyarakat hanya perlu melaporkan kecelakaan kepada kepolisian, selanjutnya Jasa Raharja yang bekerja,” ujar Suryadi.

Suryadi juga mengungkapkan dampak pandemi Covid-19 yang melanda semenjak triwulan I tahun 2020, memicu Jasa Raharja untuk menerapkan proses bisnis yang lebih efisien dan mengandalkan High- Tech. Ke depan, dalam upaya meneliti dan mengendalikan klaim biaya rawatan korban luka akibat kecelakaan dilakukan melalui kerja sama dengan Third Party Administrator.

“Tentunya upaya efisiensi yang dilakukan tidak akan mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat dan hal tersebut menjadi prioritas Jasa Raharja untuk terus berinovasi guna menciptakan pelayanan terbaik sebagai wujud negara hadir bagi korban kecelakaan alat angkutan umum dan korban kecelakaan Lalu Lintas Jalan,” ucapnya.

Dalam penggantian biaya rawatan rumah sakit yang semula diberikan setelah korban selesai berobat dan menyerahkan kuitansi perawatan dari Rumah Sakit (reimbursement), saat ini Jasa Raharja telah bekerja sama dengan 22 rumah sakit sehingga apabila ada korban kecelakaan alat angkutan umum dan lalu lintas jalan yang terjamin Jasa Raharja, maka petugas Jasa Raharja langsung menerbitkan surat jaminan biaya perawatan sampai dengan batas maksimal Rp20 juta kepada rumah sakit tempat korban dirawat.

Suryadi mengatakan Jasa Raharja Cabang Sulawesi Tengah terus berkomitmen dalam memberikan pelayanan yang cepat dan tepat. Hal ini dibuktikan sepanjang periode tahun 2020, lebih dari 85% korban meninggal dunia di tempat kejadian dapat diserahkan santunannya kurang dari 2 hari. Apabila di rata-rata, penyerahan santunan bagi korban meninggal dunia dapat diselesaikan dalam waktu 1 hari 15 jam.

“Tidak sedikit yang menjadi korban kecelakaan merupakan tulang punggung keluarga, olehnya kami harapkan dana santunan yang diserahkan dapat bermanfaat bagi keluarga korban yang ditinggalkan,” tandas Suryadi.

Reporter: Michael Simanjuntak
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas