HUNTAP - Bangunan huntap di Kelurahan Ganti Kecamatan Banawa sementara dalam tahap pembangunan. (Foto: Metrosulawesi/ Tamsyir Ramli)

Donggala, Metrosulawesi.id – Kepala Dinas Pemukiman (Perkimtan) Donggala, Hapy Noor menargetkan pembanguan hunian tetap (huntap) rampung tahun ini. Target ini lebih cepat dari  waktu yang diberikan hingga tahun 2023.

“Ada 1.302 rumah yang akan kita bangun unutk para korban bencana gempat/tsunami, dan pembangunannya tersebar di beberapa titik. Untuk range waktu pembangunan huntap diberikan sampai dengan tahun 2023, tetapi kami menargetkan tahun ini pembangunan huntap harus selesai,” kata Hapy ditemui di kantornya, Senin 4 Januari 2020.

Ia menjelaskan, sebelumnya pembangunan huntap, pihaknya terlebih dahulu menyelesaikan lokasi atau lahan yang dijadikan tempat pembangunan huntap. Hasilnya 12 titik lokasi pembanguna huntap telah dilakukan pembayaran oleh pemerintah dan sekarang sudah masuk tahap pembangunan.

Hapy Noor. (Foto: Metrosulawesi/ Tamsyir Ramli)

“Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 10 Tahun 2019 yang isinya pemerintah daearah berkewajiban menyediakan tanah atau lokasi pembangunn huntap. Ya kami pemerintah telah menyiapkan anggaran Rp25 M pembebasan lahan, karena ada wabah Covid ya terpotong lagi anggarannya. Alhamdulliah pemda sudah membayar lunas lahan pembangunn huntap di Kelurahan Ganti, Wani Wumbu Patigo, Wani I, Tanjung Padang, Tompe I, Lende, Lende Tovea, Loli Tasiburi, Loli Dondo, dan Loli Saluran,” jelasnya.

Ditambahkannya dari keseluruhan huntap yang akan dibangun pihaknya menaksir ada sekitar 45 hektar lahan dibutuhkan.

Reporter: Tamsyir Ramli
Editor: Syamsu Rizal

Ayo tulis komentar cerdas