Home Palu

Seluruh Geraja di Palu Disterilkan

25
STERIL GEREJA - Seorang petugas Unit Jibom Detasemen Gegana Satbrimob Polda Sulteng, melaksanakan sterilisasi sejumlah Gereja yang berada di wilayah Kota Palu. (Foto: Metrosulawesi/ Djunaedi)

Palu, Metrosulawesi.id Menjelang ibadah malam tahun baru 2021,  sejak Kamis 31 Desember 2020 pagi,  Unit Jibom Detasemen Gegana Satbrimob Polda Sulteng, melaksanakan  sterilisasi sejumlah Gereja yang baerada di wilayah Kota Palu.

Dantim Unit Jibom, Iptu Edi Wiharjo, kepada wartawan Metrosulawesi.id, di sela-sela kegiatan sterilisasi di Gereja Effatha, di Jalan Banteng, Kelurahan Birobuli Selatan, Kota Palu, mengatakan, tim unit Jibom yang turun,  merupakan tim yang tergabung dalam Operasi Lilin Tinombala 2020.

“Kegiatan ini dilaksanakan untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi warga Nasrani yang akan melaksanakan ibadah di gereja jelang pergantian tahun,” ucap Edy.

Edi juga mengatakan,  pemeriksaan  dilakukan mulai dari dalam gedung hingga wilayah sekitar gereja, dan itu dilakukan untuk memastikan bahwa di lingkungan gereja yang akan melaksanakan ibadah tidak ada ancaman bahan peledak.

“Untuk keseluruhan, kami melakukan sterilisasi di 26 gereja yang ada di wilayah Kota palu, dan pelaksanaannya dibagi dalam dua tim,” jelas Edi.

“Dalam pelaksanaan kegiatan sterilisasi, kami tetap dengan protocol kesehatan, seperti menggunakan masker dan tridak lupa mencuci tangan,” tambahnya.

Selain melakukan sterilisasi, lanjut  Edi Wiharjo, pihaknya juga memberikan imbauan kepada pengurus gereja dan petugas keamanan, agar protokol kesehatan dalam penanggulangan Pandemi Covid-19, wajib dilakukan kepada jemaat yang nantinya akan mengikuti ibadah.

“Kami juga membagikan masker kepada pengurus gereja yang kedapatan tidak menggunakan masker, dan memberikan imbauan untuk selalu menerpakan protokol kesehatan yang berlaku.,” jelasnya.

Pantauan  Metrosulawesi.id, personel melakukan pemeriksaan pada setiap sudut Gereja, seluruh ruang mulai dari halaman, tempat parkir, ruang ibadah, ruang sound system sampai di mimbar pendeta diperiksa dengan mengggunakan peralatan yang dimiliki dari kemungkinan keberadaan benda mencurigakan. (*)

Reporter: Djunaedi

Ayo tulis komentar cerdas