Home Olahraga

Raker Perpani I Sulteng; Usung Panahan Jadi Cabor Andalan

31
FOTO BERSAMA - Pengurus Perpani Sulteng foto bersama di sela-sela Rapat Kerja Perpani di salah satu hotel di Kota Palu. (Foto: Ist/ Dok. Perpani Sulteng)

Palu, Metrosulawesi.id Pengurus Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) Provinsi Sulawesi Tengah, mengusung misi panahan sebagai cabang olahraga andalan dan berprestasi di Sulawesi Tengah (Sulteng). Target ini tidaklah berlebihan jika melihat potensi atlet dan animo masyarakat menekuni olahraga tersebut.

Ketua Umum Perpani Provinsi Sulteng, Ir Danny Syamsu Wawolumaja, dalam sambutannya di rapat kerja pertama yang berlangsung di Hotel Palu Golden, Sabtu (26/12/2020) malam, menyampaikan kalau pihaknya saat ini, berupaya mengembangkan olahraga panahan di Sulteng.

Tidak hanya dengan membentuk kepengurusan di seluruh kota dan kabupaten, kata Danny,  tapi juga dengan membangun sarana dan prasarana, termasuk mencari bibit atlet potensial. Saat ini, kepengurusan Perpani telah terbentuk di 11 kabupaten dan kota. Ia juga tengah memperbaiki system organisasi yang dinilai sebagai kunci utama untuk bisa maju dan berhasil.

Meski belum lama terbentuk, lanjut Danny, namun Perpani Sulteng sudah banyak terlibat dalam event baik lokal maupun nasional, baik kejuaraan nasional maupun Pra PON XX yang dilaksanakan tahun 2019 lalu. Meksi belum memberikan prestasi,  namun setidaknya Perpani Sulteng sudah berusaha menunjukkan eksistensinya.

Ke depan, ia optimis cabor panahan bisa terus berkembang dan harapannya bisa menjadi salah satu cabor andalan Sulteng.

‘’Memang kami belum bisa memberikan prestasi karena mengingat harus bersaing dengan daerah-daerah yang sudah lebih dulu maju cabor panahannya. Tapi setidaknya kami sudah berusaha tampil maksimal,’’tandas Danny.

Ketua Umum KONI Provinsi Sulteng  yang diwakili Kepala Kesekretariatan, Edison Ardiles, saat membuka rapat kerja tersebut mengapresiasi Perpani Sulteng yang dinilai telah mengalami perkembangan signifikan.

‘’Meski boleh dikata masih seumur jagung, namun Perpani Sulteng sudah mengalami perkembangan yang cukup pesat. Ini patut diapresiasi karena pengurus olahraga ini mau bekerja dengan maksimal dan penuh semangat. Tentunya dengan harapan olahraga ini bisa memberikan prestasi dan  mengharumkan nama Sulawesi Tengah,’’ papar Edison.

Edison optimis jika cabor panahan terus dikembangkan secara maksimal akan melahirkan atlet-atlet panahan yang handal. Ia pun menginginkan Perpani Sulteng mengutamakan pengorbitan atlet lokal ketimbang mendatangkan atlet dari luar.

‘’Saya yakin banyak sesungguhnya bibit-bibit atlet potensial di daerah kita ini. Tinggal bagaimana kita terus melatih dan mengembangkan bakat atau kemampuan mereka,’’urainya lagi.

Dalam kesempatan itu, Sekretaris Umum Perpani Provinsi Sulteng, Drs Hamzah M.Pd memaparkan realisasi program kerja maupun kegiatan dari Perpani Sulteng sejak terbentuk 2017 lalu.

Saat baru terbentuk, lanjut Hamzah, Perpani Sulteng langsung bergerak melalui sosialisasi organisasi hingga kegiatan turnamen panahan yang digelar di Kantor Bea dan Cukai Pantoloan. Melihat animo masyarakat yang tinggi, Perpani Sulteng pun membentuk kepengurusan di tingkat Kota Palu dan kabupaten di Sulteng.

‘’Meski terbilang baru, tapi kami sudah membentuk kepengurusan hampir seluruh  wilayah kabupaten dan kota di Sulawesi Tengah. Kami telah mengikuti berbagai kegiatan baik skala lokal,regional maupun nasional. Tentunya melalui rapat kerja ini, diharapkan menjadi bahan evaluasi untuk bekerja lebih maksimal di tahun berikutnya,’’tegasnya disambut tepuk tangan peserta raker.

Raker I Perpani Provinsi Sulawesi Tengah ini, diikuti pengurus Perpani tingkat kota dan kabupaten yang berlangung selama 2 hari (26-27 Desember 2020) di Palu Golden Hotel. (*)

Reporter: Djunaedi

Ayo tulis komentar cerdas