Home Palu

Dispar-Cinema 21 Kerjasama ILM Soal Prokes

22
FOTO BERSAMA -Perwakilan Dinas Pariwisata Sulteng, Yudhistira, saat foto bersama dengan manajemen XXI Palu, belum lama ini. (Foto: Istimewa)

Palu, Metrosulawesi.id – Dinas Pariwisata Sulteng bekerjasama dengan Studio XXI Cinema 21 beserta SMKN 2 Palu terkait penayangan Iklan Layanan Masyarakat (ILM) soal penerapan protokol kesehatan Covid-19 belum lama ini.

Menurut perwakilan Dinas Pariwisata Prov Sulteng, Yudhistira, tujuan Iklan Layanan Masyarakat tersebut untuk mengajak masyarakat agar selalu menerapkan protokol kesehatan dimana pun berada.

“Kami bekerjasama dengan Manajemen XXI karena berada di 16 sektor Ekonomi Kreatif diantaranya Perfilman dan Periklanan. Saya juga mengharapkan Iklan Layanan Masyarakat mengenai protokol kesehatan bukan hanya sekedar video iklan semata yang menghiasi layar bioskop  tetapi dapat dilakukan dalam kehidupan sehari hari  di tengah masa pandemi ini,” ungkap Yudhistira di Palu, Selasa, 29 Desember 2020.

“Dengan penayangan iklan ini di bioskop diharapkan timbul kesadaran masyarakat akan pentingnya penerapan perilaku hidup bersih dan sehat serta mencuci tangan sebagai bentuk kepatuhan pada protokol kesehatan,” jelasnya.

Yudhistira meminta masyarakat Sulawesi Tengah memiliki kesadaran diri untuk menjaga kondisi tubuh agar selalu sehat sehingga imun tubuh tetap terjaga.

“Mengingat kurva penyebaran Covid-19 belakangan ini makin meningkat,” kata Yudhistira.

“Terus jaga jarak, mencuci tangan serta memakai masker ketika berada di tempat tempat keramaian dan menghindari kerumunan orang banyak. Disamping itu kami juga mengajak kembali masyarakat untuk dapat menonton di Bioskop dengan tetap mematuhi protokol kesehatan,” katanya lagi.

Pada kesempatan ini, kata Yudhistira, pihaknya juga menggandeng para siswa SMK yang bergerak di bidang multimedia khususnya SMK Negeri 2 Palu untuk dapat menggarap konten video tersebut sehingga bisa meningkatkan dan menyalurkan potensi para peserta didik.

“Kami berharap video ini dapat tersebarluaskan sehingga bisa terlaksanakan dengan baik di tengah masyarakat. Saya juga berharap tidak hanya terhenti pada kesempatan ini saja, tetapi dapat dilaksanakan oleh semua elemen masyarakat sehingga terjadi rantai informasi baik lisan maupun perilaku,tentunya dengan tagline InDOnesiaCARE,” ungkapnya.

Reporter: Moh. Fadel
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas