Home Palu

BMKG: Waspada Berlayar Malam Hari

22
Nur Alim. (Foto: Ist/ liputan6.com)

Palu, Metrosulawesi.id – Kepala Stasiun Meteorologi Badan Meteorologi Klimatalogi dan Geofisika (BMKG) Kelas II Mutiara Sis Aljufri Palu Nur Alim menyebut sepekan kedepan ada potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di beberapa wilayah di Sulawesi Tengah.

Namun, dia menyebut intensitas hujan di Sulawesi Tengah pada umumnya tidak berpotensi menimbulkan banjir. Adapun wilayah yang berpotensi terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang yakni wilayah Kota Palu, Kabupaten Sigi, Donggala, Poso, Morowali, Morowali Utara, dan Banggai Bersaudara.

“Untuk wilayah pada umumnya di Sulawesi Tengah ini pagi menjelang siang itu banyak awan, cuma sore menjelang malam itu ada gerimis di Kota Palu, ada potensi hujan itu di Sigi, Donggala dan Parigi Moutong,” ungkap Nur Alim menyampaikan hasil prakiraan cuaca selama satu pekan kedepan (29 Desember 2020 hingga 3 Januari 2021).

Kata dia, selama masa peralihan tahun di Kota Palu, Sulawesi Tengah udara akan sedikit sejuk. Pada pagi hari, cuaca agak mendung, kemudian terik pada pukul 12.00 hingga pukul 14.00, kemudian bakal kembali mendung saat sore hari. Hujan diperkirakan masih sering terjadi dengan intensitasnya agak deras, namun berlangsung sebentar.

Dia hanya mengimbau kepada masyarakat yang hendak bepergian menggunakan transportasi laut. Menurut prakiraan BMKG, di sejumlah wilayah ada potensi gelombang tinggi, terutama di malam hari.

“Untuk Sulteng secara keseluruhan yang perlu waspada (potensi hujan) itu daerah Sigi, Poso dan Banggai. Banggai bersaudara ini perlu waspada karena potensi tinggi gelombang signifikan sementara arus mudik ada dari pulau ke pulau, terutama waspada saat malam hari. Kalau siang hari dan sore aman aman saja,” ujarnya.

“Angin kencang di sore hari, tapi gelombang di malam hari. Kalau angin kencang sore hari di pantai itu biasa,” jelasnya.

Dia meminta agar masyarakat tetap waspada saat berlayar di malam hari sejak saat ini hingga 3 Januari 2021 mendatang.

Sementara untuk prakiraan potensi hujan saat malam pergantian tahun, menurutnya merupakan hal yang sudah menjadi kebiasaan tahunan. Namun BMKG memperkirakan saat malam hari pergantian tahun 2020-2021 cenderung berpotensi hujan gerimis dan berlangsung lebih sebentar.

“Potensi banjir belum terlihat. Sekarang benar masa-masa La Nina, tapi kebetulan angin yang terkumpul tidak membuat cuaca ekstrim, normal-normal saja. Untuk warning, berpotensi hujan sedang hingga lebat Donggala, Sigi Parigi Moutong, Poso, Touna sama Banggai Bersaudara, Morut dan Morowali. Ini potensi hujan deras tapi sebentar, tidak berpotensi banjir. Cuacanya normal, tidak ekstrim,” tandasnya.

Walaupun akan terjadi hujan, katanya, kemungkinannya hujan gerimis agak lama pada tanggal 1 Januari 2021, itu terjadi di pinggiran Kota Palu, yaknk Kabupaten Sigi, Donggala dan Parigi Moutong.

“Kalau di Palu paling hujannya flat saja. Untungnya udaranya jadi sejuk tidak panas seperti biasanya. Kalaupun panas ya di jam-jam tertentu. Tapi nanti pertumbuhan awan banyak lagi.”

Reporter: Tahmil Burhanuddin
Editor: Udin Salim

Ayo tulis komentar cerdas