Home Donggala

Pengunjung Tanjung Karang Wajib Rapid Antigen

25
dr Nur indrayani. (Foto: Ist)

Donggala, Metrosulawesi.id – Juru Bicara Satgas Covid-19 Donggala, dr Nur Indrayani menegaskan untuk mengantisiapsi lonjakan penyebaran Covid-19 pada saat libur Natal dan Tahun Baru,  warga yang ingin menghabiskan waktu liburan di obyek wisata harus membawa hasil rapid antigen.

“Kami sudah lakukan rapat evaluasi beberapa hari kemarin dengan Satgas Covid-19, kesimpulannya dimulai tanggal 24 Desember- 4 Januari 2021 itu tidak ada lagi pelaku wiasata atau perjalanan wisata,” kata dr Nur Indrayani dihubungi Senin 28 Desember 2020.

Dikatakannya lagi penutupan obyek wisata di Kabupaten Donggala berdasarkan pada maklumat Kapolri dan peraturan bupati yang penekanannya sudah sangat jelas tidak ada kegiatan berkumpul. Sebab libur Natal dan Tahun Baru bisa menjadi klaster baru peningkatan Covid-19.

“Saat sekarang Donggala paling tinggi kasusnya. Kalau pun masyarakat tetap memaksa, kami menyarankan pengunjung yang hendak berlibur ke Tanjung Karang harus terbukti bebas dari Covid. Bukti itu dari mana? Ya yang akurat itu harus bawa rapid antigen,” sebutnya.

Disinggung tidak tegasnya Satgas Covid dalam pemberlakuan aturan penutupan total obyek wisata, dr Indriyani menjawab dengan alasan kemanusian, karena menurutnya hasil diskusi ditemukan wilayah Tanjung Karang hampir seluruh cottage jelang tahun baru sudah dibooking.

“Cottage Tanjung Karang sudah dibokonig, mau minta uangnya dikembalikan sudah dipake yang punya cottage, ini blunder, jalan keluarnya batasi, silakan datang pastikan tidak punya virus, karena alasan kemanusain saja ini, untuk yang mau berlibur di Tanjung Karang yang sudah ba booking cottage saja,” bebernya.

Reporter: Tamsyir Ramli
Editor: Syamsu Rizal

Ayo tulis komentar cerdas