Home Sulteng

Dit Polairud Polda Sulteng Rutin Patroli Pesisir Pantai Sikapi Gelombang Tinggi

Dir Polairud Polda Sulteng, Kombes Pol Indra Rathana, S.IK, (Foto: tribunnews.com)

Palu, Metrosulawesi.id – Setiap tahunnya pada Desember perairan Selat Makassar selalu berombak, akibat perubahan suhu yang ekstrim, dimana pergerakan udara secara mendadak yang menyebabkan gelombang laut tinggi dan terjadinya pusaran angin.

Biasanya para nelayan sudah mengetahui kondisi cuaca tersebut, namun demi memenuhi kebutuhan ekonominya banyak juga nelayan di wilayah pantai barat Sulteng tetap melaut.

Menanggapi hal tersebut, Direktorat Kepolisian Air dan Udara (Dit Polairud) Polda Sulteng, menerjunkan personelnya untuk melaksanakan patroli di pesisir pantai yang di anggap rawan terjadinya kecelakaan laut.

Dir Polairud Polda Sulteng, Kombes Pol Indra Rathana, S.IK, kepada wartawan Metrosulawesi, Senin, 28 November 2020, menjelaskan bahwa patroli pesisir pantai itu di lakukan untuk bersiaga jangan sampai ada nelayan yang terombang ambing oleh gelombang laut.

“Seperti pada hari ini Sabtu, 26 Desember 2020, personel yang melakukan patroli itu dipimpin oleh  Iptu Muhamad Yamin, yang memastikan kondisi para nelayan tetap terjaga keselamatanya,” ucapnya.

“Bukan hanya di wilayah pesisir pantai barat, di wilayah pesisir yang dianggap rawan dengan cuaca buruk, kami juga melakukan patroli,” tambahnya.

Dalam pelaksanaan patroli itu, lanjut Indra, personel Polairud Polda Sulteng beberapa kali bertemu nelayan yang sedang memancing di laut, dan aparat terus mengingatkan agar waspada terhadap cuaca.

“Kami mengimbau apabila cuaca mulai memburuk untuk segera menepi mencari perlindungan, dan kami berpesan agar antar nelayan saling menjaga komunikasi sehingga apabila ada sesuatu hal cepat dapat dilaporkan kepada aparat Polri,” tutupnya.

Reporter: Djunaedi
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas