Home Ekonomi

Asbisindo Sulteng: Perbankan Syariah Tumbuh Signifikan

Bambang Haryo Nugroho. (Foto: Metrosulawesi/ Fikri Alihana)

Palu, Metrosulawesi.id – Berdasarkan laporan regulasi maupun otoritas selama periode tahun 2020, Asosiasi Perbankan Syariah Indonesia (Asbisindo) di Provinsi Sulawesi Tengah mengalami pertumbuhan yang signifikan.

Ketua Asbisindo (Asosiasi Perbankan Syariah Indonesia) Sulawesi Tengah, Bambang Haryo Nugroho mengatakan saat ini posisi bank syariah secara year on year tumbuh dari tahun sebelumnya.

Lebih lanjut Bambang menjelaskan dari sisi penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) di perbankan syariah Sulteng totalnya sebesar Rp1,267 triliun atau meningkat kurang lebih sekitar 16%.

“Kalau untuk aset bank syariah di Sulawesi Tengah mencapai Rp1,8 triliun atau naik 5% dilihat dari y-o-y,” katanya kepada Metrosulawesi belum lama ini.

Artinya, kata Bambang, perputaran dana hingga kepercayaan masyarakat terhadap bank syariah khususnya di wilayah ini menunjukkan bahwa ada peningkatan yang cukup signifikan.

“Hal itu dibuktikan dengan pertumbuhan 16% yoy dan terdapat ada 6 jumlah perbankan syariah di daerah Sulawesi Tengah yang tersebar di hampir seluruh kabupaten/kota,” ujarnya.

Ia berharap dengan berkembangnya literasi dan inklusi keuangan ekonomi syariah akan menumbuhkan semangat di tengah masyarakat. Begitu juga sisi pembiayaan total oustanding loan (OSL) Rp1,6 triliun atau naik sekitar 10% yoy.

“Sistem syariah bukan lagi sebuah alternatif, tapi harus menjadi solusi terhadap pergerakan ekonomi di masyarakat. Meskipun kondisi pandemi, beberapa sektor terlihat tetap bertahan dan didominasi konsumer yang berbasis fix and cap,” tuturnya.

Reporter: Fikri Alihana
Editor: Pataruddin

Ayo tulis komentar cerdas