Home Palu

Bandara Palu Tingkatkan Layanan Penumpang

28
Ubaidillah. (Foto: Metrosulawesi/ Tahmil Burhanuddin)

Palu, Metrosulawesi.id – Mengantisipasi lonjakan penumpang menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) pengelola Bandar Udara Mutiara SIS Aljufri Kota Palu, mendirikan posko pelayanan yang beroperasi selama 18 hari. Posko ini dibuka sejak 18 Desember lalu dan berlangsung hingga 4 Januari 2021 mendatang.

Kepala Bandara Mutiara SIS Aljufri, Ubaidillah, mengatakan, kehadiran posko tersebut sesuai perintah Kementerian Perhubungan melalui Dirjen Perhubungan Udara yang tertuang dalam Surat Edaran No. 3 tahun 2020 tentang tentang Protokol Kesehatan perjalanan orang selama libur Nataru dalam masa pandemi Covid-19.

“Di dalam posko itu kami pasang CCTV yang tersambung langsung ke posko (nataru) 24 jam yang ada di kantor pusat Kementerian Perhubungan, dan tiap hari melakukan laporan hasil pemantauan posko” ujar Ubaidillah kepada Metrosulawesi melalui sambungan telepon, Selasa 22 Desember 2020.

Ubaidillah mengungkapkan, pihaknya tak menyediakan tes Covid-19, baik rapid antigen dan antibody, maupun tes usap atau PCR.

“Kami tidak sediakan itu, kami hanya menyediakan fasilitas untuk pemantauan terhadap pelaku perjalanan,” pungkasnya.

Dia melanjutkan, baik pendatang maupun pelancong ke Palu hanya dilakukan pengecekan suhu tubuh dan dokumen keberangkatannya.

Walaupun demikian, pihak bandara Mutiara SIS Aljufri Palu telah menyiagakan satu ruangan khusus yang dijadikan sebagai ruang isolasi, jika diketahui penumpang terindikasi mengidap wabah virus corona.

Selain pelayanan penumpang, pengelola Bandara Mutiara Palu juga telah mengecek seluruh fasilitas bandara, seperti kelaikan peralatan ground handling serta fasilitas tiap maskapai penerbangan.

“Ya menghadapi Nataru jauh-jauh hari kami sudah lakukan rapat koordinasi dengan segenap stakeholder maupun mitra terkait persiapannya (nataru), seperti kesiapan ground handling dan airlines itu,” kata Ubaidillah.

Sebagai informasi, ground handling adalah suatu aktivitas perusahaan penerbangan yang berkaitan dengan penanganan atau pelayanan terhadap penumpang beserta bagasinya, kargo, pos, peralatan pergerakan pesawat udara di darat, dan pesawat udara selama berada di bandara, baik keberangkatan (departure) maupun kedatangan (arrival).

Sementara seluruh personel bandara Mutiara SIS Aljufri dikatakan Ubaidillah turut diperiksa kembali tugas, tanggung jawab serta masa aktif petugas bandara.

“Kemudian SDM-nya, itu petugas yang menangani itu lisensinya masih berlaku apa nggak. Itu harus dipastikan semua,” ujarnya.

Reporter: Faiz
Editor: Udin Salim

Ayo tulis komentar cerdas