Home Hukum & Kriminal

207 Napi Diusul Dapat Remisi Natal

23
Sunar Agus. (Foto: Ist)

Palu, Metrosulawesi.id – Sebanyak 207 orang narapidana di Sulteng diusulkan mendapat remisi khusus dalam rangka Hari Natal tahun 2020. Kepala Divisi Pemasyarakatan Kemenkumham Sulteng, Sunar Agus, mengungkapkan usulan pemberian remisi telah disampaikan kepada Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM di Jakarta, beberapa waktu lalu.

“Pemberian SK remisi akan dilakukan secara virtual saat Hari Raya Natal tanggal 25 Desember 2020,” ungkap Sunar kepada Metrosulawesi, Senin, 21 Desember 2020.

Dia menerangkan napi yang diusul mendapat remisi khusus Natal berasal dari lembaga pemasyarakatan (Lapas) dan Rumah Tahanan Negara (Rutan) se-Sulawesi Tengah. Remisi yang akan diberikan mulai 15 hari hinggal 60 hari (2 bulan).

Rinciannya dari Lapas Kelas IIA Palu sebanyak 53 napi dengan remisi masing-masing 7 orang 15 hari, 32 orang 30 hari (1 bulan), dan 14 orang 45 hari (1 bulan 15 hari). Dari Lapas Kelas IIB Luwuk sebanyak 39 napi dengan remisi masing-masing 5 orang 15 hari, 24 orang 30 hari (1 bulan), 8 orang 45 hari (1 bulan 15 hari), dan 2 orang 60 hari (2 bulan).

Dari Lapas Kelas IIB Ampana sebanyak 18 napi dengan remisi masing-masing 11 orang 30 hari (1 bulan), dan 7 orang 45 hari (1 bulan 15 hari). Dari Lapas Kelas IIB Tolitoli sebanyak 5 napi dengan remisi masing-masing 1 orang 15 hari dan 4 orang 30 hari (1 bulan).

Dari Lapas Kelas III Kolonodale sebanyak 13 napi dengan remisi masing-masing 7 orang 15 hari, 5 orang 30 hari (1 bulan), dan 1 orang 45 hari (1 bulan 15 hari). Dari Lapas Kelas III Leok sebanyak 2 napi dengan remisi masing-masing 30 hari (1 bulan).

Dari Lapas Kelas III Parigi sebanyak 12 napi dengan remisi masing-masing 4 orang 15 hari, 7 orang 30 hari (1 bulan), dan 1 orang 45 hari (1 bulan 15 hari). Dari Lapas Perempuan Kelas III Palu sebanyak 8 napi dengan remisi masing-masing 2 orang 15 hari, 5 orang 30 hari (1 bulan), dan 1 orang 45 hari (1 bulan 15 hari).

Dari Rutan Kelas IIA Palu sebanyak 17 napi dengan remisi masing-masing 5 orang 15 hari dan 12 orang 30 hari (1 bulan). Dari Rutan Kelas IIB Donggala sebanyak 10 napi dengan remisi masing-masing 7 orang 15 hari dan 3 orang 30 hari (1 bulan).

Terakhir dari Rutan Kelas IIB Poso sebanyak 30 napi dengan remisi masing-masing 10 orang 15 hari, 19 orang 30 hari (1 bulan), dan 1 orang 45 hari (1 bulan 15 hari). Dari total napi yang  mendapat remisi, 32 orang merupakan terpidana penyalahgunaan Narkotika.

“Semoga napi yang mendapat remisi bisa meningkatkan kesadaran diri atas segala bentuk pelanggaran yang dilakukan, baik disengaja atau khilaf,” pungkas Sunar.

Reporter: Michael Simanjuntak
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas