Home Ekonomi

Rumah BUMN Telkom Ciptakan Pebisnis Millenial Era Digital

20
General Manager PT Telkom Witel Sulteng, Ichwan Muhammadiah saat memberikan sambutan pada kegiatan Inkubasi Bisnis Milenial Connect yang diselenggarakan oleh Rumah Kreatif BUMN (RKB) Telkom Sulteng, Senin (21/12/2020). (Foto: Metrosulawesi/ Fikri Alihana)

Palu, Metrosulawesi.id – Dunia saat ini memang tengah menghadapi revolusi industri 4.0 secara global. Untuk itu, PT Telkom Witel Sulteng melalui Rumah BUMN Telkom menciptakan generasi milenial menjadi pebisnis di era digital.

Demikian disampaikan General Manager PT Telkom Witel Sulteng, Ichwan Muhammadiah dalam kegiatan Inkubasi Bisnis Milenial Connect yang diselenggarakan oleh Rumah BUMN Telkom Palu yang dulu dikenal dengan nama Rumah Kreatif BUMN (RKB), Senin (21/12).

Menurutnya, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelaku UKM binaan. Di mana peran dari Telkom yang merupakan salah satu BUMN aktif dalam membantu mengembangkan ekonomi masyarakat sejak beberapa tahun lalu.

“Kita sekarang ini lebih fokus menyasar kaum milenial. Dan ada sejumlah lembaga yang bekerjasama dengan kami. 25 peserta itu nantinya mendapatkan berbagai macam materi terkait pemasaran produk melalui digital,” ujarnya.

Dikatakan, revolusi industri keempat ini akan mengalami perubahan ekspektasi konsumen yang harus diimbangi dengan inovasi, perbaikan produk, dan jasa. Begitupun antisipasi pemerintah untuk menciptakan lapangan pekerjaan.

“Kami akan selalu mendukung melalui pembinaan dan pelatihan UKM modern yang tidak lepas dari peran IT. Kami BUMN juga terus memacu terwujudnya 3 Go yaitu, go modern, go digital, dan go online,” katanya.

Ia menyebutkan hingga kini jumlah UKM binaan Rumah BUMN Telkom Palu yang terdata sekitar 1.044 orang untuk wilayah kota Palu. Pihaknya juga berharap agar pelaku usaha dapat memanfaatkan platform aplikasi milik Telkom dan fasilitas Rumah BUMN

“Semoga ekonomi masyarakat di tengah pandemi Covid-19 kembali normal. BUMN terus berpartisipasi dalam membangun negeri. Salah satunya itu adalah penyediaan Pasar Digital (PADI),” tuturnya.

Sementara itu, Manager RKB Development Operation Divisi Bussines Service, Budiarto selaku pemateri di kegiatan tersebut menambahkan peserta pelatihan bisnis akan menerima materi yang cukup sederhana. Namun, kata dia, tetap bermanfaat untuk pelaku usaha dan industri.

“Para peserta ini masih terbilang sangat muda, mereka bahkan baru memulai terjun ke dunia usaha. Makanya, melalui pelatihan ini diharapkan mereka bisa terapkan ke berbagai bidang usaha yang ditekuni,” ucapnya.

Adapun pergantian nama Rumah Kreatif BUMN menjadi Rumah BUMN juga menambah fungsi RB itu sendiri. Selain pendampingan UKM, Rumah BUMN juga berfungsi sebagai basecamp millenial, coworking space, permodalan dan kur serta informasi tanggap bencana.

Reporter: Fikri Alihana
Editor: Pataruddin

Ayo tulis komentar cerdas