Home Palu

Kabid: Pelebaran Jalan Kartini Sehari Dua Hari akan Selesai

PELEBARAN - Tampak pelebaran Jalan Kartini yang proses pekerjaannya diupayakan akan selesai sebelum masa kontraknya berakhir. (Foto: Metrosulawesi/ Faiz)

Palu, Metrosulawesi.id – Kepala  Bidang Binamarga Dinas Pekerjaan Umum Kota Palu, Nur Larisa mengatakan, pekerjaan pelebaran akan selesai sebelum masa kontraknya habis, yakni 29 Desember 2020.

“Untuk Jalan Kartini sekarang masih on progress, insyaallah dalam satu dua hari ini akan selesai, kami upayakan selesai, karena kontraknya itu sampai 29 Desember. Kita bisa lihat sekarang ini sudah masuk tahap pengaspalan, jadi insyaallah beberapa hari ke depan sudah selesai,” kata Nur Larisa saat dihubungi via ponselnya, Senin, 21 Desember 2020.

Nur Larisa mengungkapkan, pihaknya juga akan segera melakukan penanaman kembali pohon di Jalan Kartini itu.

“Semua pohon yang kemarin kami tebang akan diganti, satu pohon yang ditebang diganti dengan tiga pohon. Insyaallah kita coba tanam dengan jarak 5 meter antara pohon itu. Supaya rindangnya  antar pohon itu saling bertemu,” ungkapnya.

Ditanya apakah Jalan Kartini itu akan dibikin dua jalur, Nur Larisa mengatakan Jalan Kartini tidak akan dibikin dua jalur, hanya pelebaran saja.

“Hoaks itu kalau ada yang katakan Jalan Kartini akan dibikin dua jalur. Jadi Jalan Kartini itu hanya pelebaran saja, yang awalnya lebarnya hanya 8 meter, kiri dan kanan jalan kami tambah 1 meter, jadi semua 10 meter,” katanya.

Sementara terkait proyek Jalan Anoa, Nur Larisa mengungkapkan saat ini masuk tahapan pembuatan badan jalan, yang artinya tidak lama lagi juga akan selesai.

“Jalan Anoa itu dari lebar 6 meter, kami tambah menjadi 8 meter. Jadi dari Jalan Kartini, kami akan langsung beralih ke Jalan Anoa. Karena Jalan Anoa itu tinggal persiapan pembangunan badan jalan, setelah itu langsung pengaspalan,” katanya.

“Dan memang itu membutuhkan proses, diantaranya timbunannya harus dipadatkan, kemudian dilakukan lagi pengujian kepadatan, dan lainnya. Tetapi kami upayakan sebelum tanggal kontrak,semua pekerjaan ini berakhir,” jelasnya.

Akui Tidak Melibatkan Pihak Terkait

Sebelumnya, Ombudsman Sulteng menyoroti pre constructing proyek pelebaran Jalan Kartini dan Jalan Anoa yang tidak melibatkan pihak terkait lainnya, selain Dinas PU Kota Palu dan pihak kontraktor.

Menanggapi hal ini, Kepala  Bidang Binamarga Dinas Pekerjaan Umum Kota Palu, Nur Larisa mengakui hal itu.

“Kami mengakui memang pada waktu prose situ kami belum melibatkan, jadi bukan tidak melibatkan pihak terkait lainnya. Dan sebenarnya memang kami harus melibatkan stakeholder lainnya yang punya wewenang kesitu, seperti WALHI, karena ini kan memang pekerjaan yang mengarah pada pembangunan daerah kita,  dan memang perlu masukan-masukan,” kata Nur Larisa melalui sambungan ponselnya, Senin, 21 Desember 2020.

“Dan ke depannya kita akan melakukan hal seperti apa yang dikatakan Ombudsman Sulteng, sehingga nantinya pembangunan di Kota Palu itu sesuai dan sejalan dengan apa yang kita semua harapkan.

Reporter: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas