Home Palu

Hadianto Akan Sensus Ulang Warga Miskin

26
Walikota dan Wakil Walikota Palu terpilih, Hadianto Rasyid-dr Reny Lamadjido didampingi tim pemenangannya memberikan keterangan pers terkait sejumlah program yang akan dijalankan keduanya selama memimpin Kota Palu nanti. (Foto: Istimewa)

Palu, Metrosulawesi.id – Wali Kota Palu terpilih , Hadianto Rasyid berencana melakukan sensus penduduk secara manual khusus wilayah Palu. Ini sebagai langkah konkrit menentukan secara objektif warga kurang mampu sebagai penerima manfaat program-program sosial yang akan ia laksanakan mendatang.

“Sensus penduduk secara manual untuk memastikan masyarakat yang keadaan ekonominya berat akan diprioritaskan mendapat program gratis,” kata Hadianto.

Dengan begitu, penyaluran bantuan bisa tepat sasaran. Hasil sensus lokal uga akan menjadi acuan untuk menyesuaikan jumlah warga yang belum tersentuh dengan kuota bantuan yang akan direalisasikan.

“Kalau misalnya kuota masih ada maka akan dilihat untuk menyesuaikan. Intinya kita berusaha memberi sentuhan sebanyak-banyaknya kepada masyarakat Kota Palu khusunya berkaitan dengan masalah kesehatan dan pendidikan,” terangnya.

Di bagian lain Hadi menjelaskan, dibulan pertama pemerintahannya nanti tentu akan berhadapan dengan masalah Penyintas bencana yang saat ini masih berada di Huntara. Serta masalah relokasi penyintas menuunu Huntap termasuk probelm penyaluran dana stimulan perbaikan rumah.

“Kami berharap ada pencapaian besar dalam 4 bulan kedepan setelah kami dilantik menjadi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Palu. Kita harap bisa mendapat gambaran yang lebih baik atas penyelesaiannya. Termasuk masalah kebersihan, kawasan kelihatan yang belum rapi setelah bencana, akan coba kami rapikan secepatnya,” kata Hadianto dalam keterangan persnya.

Selain itu, pandemi Covid-19 ujanrya juga sudah menjadi bagian kerja yang secara otomatis melekat. Terlebih pada Januari 2020 pemerintah berencana menyalurkan vaksin.

Dia menambahkan, ada sebanyak 53 program kerja prioritas yang akan ia laksanakan dalam periodenya. Terkait apakah kemampuan APBD Palu nantinya bisa mengakomodir, maka hal itu jelasnya akan dibagi dalam prioritas-prioritas untuk direalisasikan.

“Kalau kita bicara program kerja inikan berarti program kerja untuk satu periode,” jelasnya lagi.

Ia berharap ada sebagain program kerjanya nanti yang sudah bisa tercover dalam APBD ditahun pertama menjabat.

“Semisal hanya beberapa item saja, maka kita atur dalam perubahan atau dilanjutkan pada tahun anggaran berikutnya. Prinsipnya target kita program kerja yang telah tersosialisasi dimasyarakat, kita akan bekerja keras untuk mewujudkan semua itu,” tambahnya. (*)

Ayo tulis komentar cerdas