Home Senggang

Duka

23
Chaerul Anam. (Foto: Ist)

Oleh: Chaerul Anam

duka itu penuhi jagat
air mata menetes dari celah awan
air mata duka tak terbendung
seperti mendung hitam menggantung

mengapa duka itu
seperti sengaja di produksi bangsa ini
apakah kita memang ingin melihat
mata anak anak kita sembab
karena tak tahu pada siapa mereka
menyandarkan hatinya
mencari keadilan
seperti dibelantara hutan rimbun
matahari tak dapat selipkan cahaya
direrimbunan daun pohon pohon menjulang

duka
cepatlah pergi dari negeri ini
berilah cahaya keadilan
bukakan mata hati mereka
sadarkan dia bahwa dia sedang membantai
anak anak bangsanya sendiri

duka
janganlah lagi hinggap
dipelupuk mata bangsaku
biarkan bibir anak anak bangsa ini
tersenyum melangkah
sonsong masa depan mereka

Palu, 15 Desember 2020

Chaerul Anam adalah Dosen Jurusan IESP FEB UNTAD, Aktif mempublikasikan tulisan tulisannya baik di Jurnal Ilmiah, Artikel Populer, maupun puisi puisinya di berbagai media.

Ayo tulis komentar cerdas