Home Sulteng

Kasus Positif Covid-19 di Sulteng Bertambah 38 orang

28
ILUSTRASI - Covid-19. (Foto: Ist/ pr)

Palu, Metrosulawesi.id Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) menyatakan kasus baru virus corona (Covid-19) pada hari ini, Sabtu 19 Desember 2020,  bertambah 38  orang. Penambahan pasien ini sehingga  totalnya kini menjadi 2.700 orang.

Penambahan pasien baru ini,  masih didominasi oleh dua daerah yang menjadi epicentrum virus Corona di Sulteng  yakni, Kabupaten Morowali dan Kota Palu.

Juru bicara Pusat  Data Nasional (Pusdatina) Sulteng, dalam releasenya yang diterima Metrosulawesi.id, Sabtu malam, menyebutkan, kedua daerah yang tertinggi penyumbang pasien baru, masing-masing di Kabupaten Morowali sebanyak 14 pasien, sedang di Kota Palu tercatat 13 pasien, serta Kabupaten Poso tercatat satu pasien baru.

Selanjutnya, ada tiga pasien Covid-19, dinyatakan telah sembuh, sehingga total keseluruhan warga Sulteng telah bebas dari virus mematikan ini, sebanyak 1.611 orang. Ketiga pasien yang telah sembuh tersebut, merupakan warga Kota Palu.

Sementara itu, kasus kematian akibat terinfeksi virus Corona hari ini, dilaporkan Pusdatina, tidak ada ketambahan alias nihil. Sehingga data yang di publis masih tertera 93 orang.

Sumber: Pusdatina Covid-19 Sulteng.

Data yang di peroleh Metrosulawesi.id, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Primo, dr Agus Suryono Hadi, dilaporkan Sabtu (19/12/2020) dini hari, sekitar pukul 02.00 WITA menghembuskan nafas terakhirnya saat menjalani perawatan isolasi Covid-19 di RSUD Undata Palu.

Untuk pasien Covid-19 yang menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit maupun perawatan mandiri hingga saat ini tercatat sebanyak 996 pasien. di Kabupaten Morowali dilaporkan ada 356 pasien, di Kota Palu 312 pasien. Sedang di Kabupaten Poso menangani 143 pasien. Kabupaten Morut 66 pasien, Banggai 31 pasien, serta Kabupoaten Donggala 25 pasien, dan Toli-Toli 23 pasien.

Masih pasien dalam perawatan, di Kabupaten Parigi Moutong 16 pasien, Tojo UnaUna 14 pasien. Kabupaten Sigi dilaporkan delapan pasien, serta Banggai Kepulauan tercatat dua pasien.

Sementara data jumlah sampel yang di proses di UPT Laboratorium Dinas Kesehatan Provinsi Sulteng, hingga barita diwartakan belum terkonfirmasi. (*/is)

Ayo tulis komentar cerdas