Home Donggala

Pemkab Donggala Salurkan Santunan Duka

27
SANTUNAN - Sekab Donggala Rustam Efendi secara simbolis memberikan santunan duka sebesar Rp15 juta kepada keluarga korban gempa/tsunami Selasa (15/12/2020). (Foto: Metrosulawesi/ Tamsyir Ramli)

Donggala, Metrosulawesi.id – Setelah lama menanti akhirnya keluarga korban bencana gempa/tsunami menerima santunan duka dari pemerintah. Selain penyerahan santunan duka juga diberikan jadup (jaminan hidup) tahap empat dan lima. Penyerahan santunan duka tersebut dilakukan di ruaang kasiromu Selasa (15/12/2020).

Kepala Dinas Sosial Muhammad dalam sambutannya, kegiatan hari ini adalah tindak lanjut dari program pemerintah dalam membantu korban bencana 28 September 2018 kemarin.

“Karena Covid-19 kita tidak bisa mengumpulkan masyarakat secara keseluruhan diruangan ini, total penerima santunan duka sebanyak 158 orang sebesar Rp 15 juta, kemudian penerima jadup 4,256 KK atau 16,147 jiwa yang tersebar di 11 kecamatan terdampak,” katanya.

“Untuk jaminan hidup (jadup) kami melanjutkan program pemerintah pusat, hanya saja jika sebelumnya tahap satu, dua, dan tiga dalam bentuk uang yang diberikan pemerintah, kali ini ditahap empat dan lima kami memberikan jadup dalam bentuk beras,” sebutnya.

Muhammad menambahkan untuk penyaluran jadup selanjutnya akan dilakukan di kecamatan/ kelurahan/ desa masing yang akan dikoordinir oleh camat dan kepala desa masing-masing.

Tempat yang sama, Sekda Rustam Efendi dalam sambutannya meminta kepada warga atau korban bencana memanfaatkan bantuan yang telah diberikan pemerintah.

“Pemda telah mengaloaksikan dana jadup di APBD 2020 ini, walaupun bukan dalam bentuk uang, beras atau uang jangan dijadikan persoalan, kepeduliaan pemerintah adalah esensi utama dalam membantu masyarakat terdampak gempa/tsunami, marilah kita manfaatkan bantuan ini,” tuturnya.

Dilanjutkan dengan penyerahan secara simbolis santunan duka sebesar Rp15 juta yang diberikan Sekda Rustam Efendi kepada salah satu keluaraga korban bencana gempa/tsunami.

Reporter: Tamsyir Ramli
Editor: Syamsu Rizal

Ayo tulis komentar cerdas