Home Palu

Edukasi Vaksin Covid Harus Gencar

20
Fauzi Ferdiansyah. (Foto: Metrosulawesi/ Michael Simanjuntak)

Palu, Metrosulawesi.id – Kepala Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) di Palu, Fauzi Ferdiansyah, mengungkapkan edukasi vaksin virus corona (covid-19) harus gencar dilakukan. Hal ini disampaikan menanggapi pro-kontra di kalangan masyarakat terkait rencana vaksinasi covid-19.

“Memang kita belum melihat masyarakat umum menggunakan vaksin ini karena masih baru. Tinggal sekarang memang perlu edukasi kepada masyarakat,” ungkap Fauzi, Selasa, 15 Desember 2020.

Dia mengatakan vaksin covid-19 produksi dalam negeri telah melalui serangkaian uji klinis. Uji klinis dilakukan menilai keefektifan dan keamanan ketika nantinya disuntikkan kepada masyarakat.

Karena dinilai efektif dan aman, olehnya produksi vaksin dalam negeri dilanjutkan secara massal. Perlakuan serupa juga dilakukan terhadap vaksin yang saat ini masuk ke Indonesia telah dipastikan aman.

Sebelum vaksin masuk ke dalam negeri pihak BPOM Pusat disebut telah melihat langsung tempat produksi vaksin sinovac. Tujuan kunjungan tim memastikan tempat produksi telah memenuhi standar cara pembuatan obat yang baik (CPOB).

“Jadi menurut saya karena ini obat (vaksin) telah melalui uji klinis sudah dinilai aman dan bermutu serta berkhasiat,” tandas Fauzi.

Sebelumnya, Kepala Dinas Kominfo, Persandian dan Statistik (Dinas KIPS) Provinsi Sulteng, Faridah Lamarauna, mengharapkan vaksinasi covid-19 segera terealisasi di daerah ini.

Hal tersebut disampaikan saat pelaksanaan webinar dengan tema vaksin aman masyarakat sehat, pada Kamis, 19 November 2020. Webinar tersebut diikuti oleh kelompok sosial masyarakat, akademisi, ASN, dan mahasiswa.

“Kita semua berharap serta berdoa karena hanya dengan vaksin penyebaran Covid-19 bisa diredakan dan masyarakat tidak perlu khawatir lagi untuk beraktifitas secara normal,” ungkap Faridah, Kamis, 26 November 2020.

Dia menambahkan saat ini vaksin covid-19 uji klinis tahap ke-3 masih sementara berlangsung. Olehnya produksi massal untuk disalurkan kepada masyarakat membutuhkan waktu yang tidak singkat.

Reporter: Michael Simanjuntak
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas