Home Donggala

Pemda Donggala Anggarkan Pembayaran Utang PJU

28
Rustam Efendi. (Foto: Metrosulawesi/ Tamsyir Ramli)
  • Masalah Lampu Jalan

Donggala, Metrosulawesi.id – Pemerintah Kabupaten Donggala akan membayar tunggakan lampu jalan yang belum terbayarakan dari tahun 2019.

Kepastian pembayaran tersebut diperoleh saat wartawan mencegat Sekda Donggala, Rustam Efendi di kantor DPRD Donggala, Jumat 11 Desember 2020 saat akan melakukan rapat Banggar.

“Sudah masuk di anggaran itu pembayaran PLN, dan sementara dibahas di Banggar,”sebutnya.

Anggota Banggar DPRD Donggala, Abd Rasyid yang dikonfrmasi terkait dana PLN mengatakan proses pembahasan anggaran masih sementara berlangsung.

“Belum sampai ke situ, pembahasan Banggar masih berlanjut terus,” singkatnya.

Hal senada dikatakan Ketua Banggar, Takwin saat dikonfirmasi Minggu 13 Desember 2020. Dia mengatakan pembahasan Banggar belum masuk ke persoalan PLN.

Diberitakan sebelumya fasilitas penerangan khususnya lampu jalan yang ada di seputaran ibu kota dikeluhkan. Pasalnya lampu yang dipasang PLN tersebut tidak pernah menyala.

“Ibu kota Donggala kalau malam gelap, tak ada penerangan, ada tiang listriknya tapi tidak pernah menyala,” kata Sugianto, warga Banawa.

Manager PLN Rayon Donggala, Made yang dikonfirmasi mengatakan lampu jalan atau PJU tidak menyala dikarenakan pemda menunggak kepada PLN sebesar 13 M.

“Pemda masih menunggak dari tahun 2019 sampai dengan sekarang sebesar 13 M,” katanya.

“Jumlah lampu jalan yang tercacat ada 79 ID pelanggan sebagai PJU (penerangan jalan utama) Pemda Donggala dengan lokasi tersebar baik menggunakan pengukuran App (matering) dan non matering,” sebutnya.

Sementara itu Kabag perlum pemda yang menaganai persoalan lampu jalan (PJU) Saifula yang dikonfirmasi dikantronya jumat kemarin membenarkan jika pihaknya belum membayar tunggakan lampu jalan sebesar 12M lebih.

“Saya baru disini pak menggantikan pak damin, iya benar ada tunggakan lampu jalan 12 M lebih hampir 13 M, ini baru ada lagi suratnya PLN,” bebernya.

Reporter: Tamsyir Ramli
Editor: Syamsu Rizal

Ayo tulis komentar cerdas