Home Palu

Dampak Corona, Wisuda 102 Untad Batal Desember

Lukman Nadjamuddin. (Foto: Ist)

Palu, Metrosulawesi.id – Wakil Rektor Universitas Tadulako (Untad) Bidang Akademik, Dr Lukman Nadjamuddin, mengungkapkan wisuda angkatan ke-102 batal dilaksanakan bulan ini (Desember 2020). Keputusan ini diambil setelah melihat perkembangan penyebaran virus corona (covid-19) di daearh ini.

“Batal pelaksanaan wisuda bulan Desember, para wisudawan juga sudah tahu,” ungkap Lukman kepada Metrosulawesi, Senin, 14 Desember 2020.

Dia mengatakan wisuda 102 Untad terpaksa digeser ke tahun 2021 mendatang. Ini sesuai hasil rapat jajaran pimpinan universitas pada 9 Desember 2020. Namun belum bisa dipastikan waktu pasti pelaksanaan wisuda.

“Masih harus melihat perkembangan covid dan mencari metode yang tepat untuk pelaksanaan wisuda,” tandas Lukman.

Sebagaimana diberitakan, tanggal pelaksanaan wisuda angkatan 102 Untad sampai akhir November 2020 belum ditetapkan. Saat itu, Plt Kepala Biro Akademik, Kemahasiswaan, dan Perencanaan Untad, Drs Samsumarlin M.Si, mengungkapkan pihaknya masih mempertimbangkan perkembangan pandemi covid-19 di daerah ini.

“Kami belum menetapkan tanggal, masih menunggu kondisi pandemi. Nanti kalau sudah ada penetapan wkatunya akan kita sampaikan,” ungkap Samsumarlin, Selasa, 24 November 2020.

Dia mengatakan pihaknya harus melakukan rapat terlebih dahulu untuk penetapan waktu tanggal dan waktu pelaksanaan wisuda. Melalui rapat juga akan ditetapkan metode pelaksanaan wisuda.

“Jika kondisi pandemi masih tinggi, maka wisudanya mau tidak mau masih secara virtual,” ujar Samsumarlin.

Sebelumnya, pelaksanaan wisuda 102 Untad digeser ke Desember 2020 dampak pandemi covid-19.

“Insyaallah, kita ancang-ancang di bulan 12 (Desember),” ungkap Samsumarlin kepada Metrosulawesi, Jumat, 6 November 2020.

Wisuda ke 102 seyogianya dilaksanakan pada Oktober 2020. Namun pimpinan Untad memutuskan menunda pelaksanaan wisuda dampak kembali merebaknya pandemi virus corona (covid-19) di Sulawesi Tengah, khususnya Kota Palu, beberapa waktu lalu.

Reporter: Michael Simanjuntak
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas