Home Politik

Cudi Sowan ke Ketua Utama Alkhairaat

39
SOWAN KE HABIB - Calon Gubernur Sulteng terpilih, Rusdi Mastura sowan ke Ketua Utama Alkhairaat, Ketua Utama Alkhairaat, Habib Alwi bin Saggaf Aljufri di kediamannya, Kamis 10 Desember 2020. (Foto: Istimewa)
  • Nilam: Tidak Ada Lagi Perbedaan Nomor 1 dan 2

Palu, Metrosulawesi.id – Calon Gubernur Sulteng terpilih, Rusdi Mastura sowan ke Ketua Utama Alkhairaat, Ketua Utama Alkhairaat, Habib Alwi bin Saggaf Aljufri di kediamannya, Kamis 10 Desember 2020.

Informasi yang diperoleh Metrosulawesi, peraih suara terbanyak pada Pilgub Sulteng versi hitung cepat lembaga survei itu, pergi menemui Habib Alwi bin Saggaf Aljufri sekitar pukul 11.00 Wita.

“Ya beliau pergi sendiri. Jadi tidak ada banyak yang tahu,” kata sumber koran ini.

Seperti diketahui hasil hitung cepat dua lembaga survei—Lembaga Survei Poltracking dan Charta Politika pada Pilgub (pemilihan gubernur) Sulteng, Rabu 9 Desember 2020, sama-sama memenangkan pasangan Rusdy Mastura-Ma’mun Amir.

Pantauan Metrosulawesi hingga 17.26 Wita, Rabu 9 Desember, quick count versi Poltracking menunjukkan pasangan Rusdy-Mamun memperoleh 60,79 persen suara, sementara rivalnya pasangan Hidayat Lamakarate-Bartholomeus Tandigala hanya memperoleh 39,24 persen suara. Suara yang masuk sudah mencapai 84,20 persen.

Hasil hitung cepat Poltracking ini tidak jauh berbeda dengan hitung cepat versi Charta Politika. Di sini Cudy memperoleh 58,81 persen suara, sedangkan lawannya Hidayat 41,19 persen suara. Suara yang masuk sudah mencapai 91,00 persen.

Hasil yang hampir sama juga datang dari quick count di Markas Koalisi Cudy-Ma’mun, pada pukul 17.15 Wita Cudy-Ma’mun unggul 61,98 persen atas Hidayat-Bartho yang hanya memperoleh 38,02 persen suara. Sementara Suara masuk dari TPS baru sekitar 19,18 persen.

Atas kemenangan itu, Tim Koalisi Pemenangan Calon Gubernur Sulawesi Tengah Rusdi Mastura-Ma’mun Amir langsung mendeklarasikan kemenangan, pada malam harinya.

Perayaan kemenangan Cudi-Ma’mun dilaksanakan secara terbatas, mengingat adanya pembatasan kerumunan orang di masa pandemi.

Ketua Tim Pemenangan Cudy-Ma’mun, Nilam Sari Lawira menyampaikan apresasi dan terima kasihnya kepada seluruh masyarakat, simpatisan dan koalisi yang telah memenangkan Cudi.

“Meskipun Cudi-Ma’mun sudah menang versi quick count, kita tetap harus menunggu hasil dari KPU sebagai lembaga resmi,” kata Nilam dalam pidato deklarasi kemenangan di Markas Pemenangan Cudy-Ma’mun.

Kata dia, tidak ada lagi kelompok dan persaingan di Sulawesi Tengah. Semua pihak harus bersatu untuk membangun daerah agar lebih maju.

“Mulai hari ini tidak ada lagi perbedaan nomor 1 dan nomor 2, kita harus bersama-sama membangun Sulawesi Tengah lima tahun kedepan yang lebih maju,” ujarnya.

“Sebagai ketua tim saya ingin mengimbau dan meminta kita semua untuk menahan diri untuk tidak melakukan euforia yang berlebihan yang akan mengumpulkan jumlah massa yang banyak karena kita masih di tengah-tengah Covid-19.”

Hal serupa juga disampaikan oleh Cudi. Dia berharap agar seluruh simpatisan dan masyarakat pendukungnya menahan diri untuk tidak merayakan kemenangan secara berlebihan.

“Kita tunggu hasil KPU, olehnya saya sampaikan kepada adik-adik mari kita saling jaga,” kata Cudi.

Penasehat Tim Pemenangan Cudi-Ma’mun, Ahmad M Ali berharap kemenangan Cudi-Ma’mun menjadi pertanda baik untuk Sulawesi Tengah agar bisa bersaing dengan daerah lain, dan masyarakat bisa lebih sejahtera.

“Mulai sekarang tidak ada lagi kelompok, yang ada saat ini adalah kemenangan masyarakat Sulteng. Untuk pestanya, kita tunggu hasil dari KPU,” kata Ahmad M Ali.

Reporter: Udin Salim, Tahmil Burhanuddin

Ayo tulis komentar cerdas