Home Ekonomi

BSU Dongkrak Daya Beli Masyarakat

20
Faridah Lamarauna. (Foto: Dok)
  • Kominfo-Dinas KIPS Gelar Webinar Manfaat BSU

Palu, Metrosulawesi.id – Pemerintah menggelontorkan berbagai skema bantuan, salah satunya BSU (bantuan subsidi upah) untuk membantu masyarakat selama pandemi Covid-19. BSU yang mencapai triliunan rupiah dikucurkan untuk jaring pengaman sosial.

Menurut Kepala Dinas Kominfo, Persandian dan Statistik Provinsi Sulawesi Tengah, Faridah Lamarauna, BSU merupakan upaya pemerintah mendongkrak daya beli masyarakat sehingga dapat meningkatkan konsumsi dan perekonomian di masa pandemi Covid-19.

“Bantuan itu diharapkan bisa meringankan beban masyarakat yang ekonominya terdampak pandemi. Selain itu, bantuan ini diharapkan kembali bisa mendongkrak perekonomian yang tumbuh minus 5,32 persen pada kuartal II 2020,” ujar Faridah, Senin, 23 November 2020.

Dai menjelaskan bahwa berdasarkan data dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Sulten periode Oktober 2020, akibat Covid-19 membawa dampak ke tenaga kerja se-Suawesi Tengah yang dirumahkan mencapai 11.766 orang. Dari jumlah itu, yang di PHK sekitar 413 orang pekerja.

“Harapannya dengan bantuan sebesar Rp600.000 yang diterima selama 3 bulan berturut-turut mampu meringankan beban masyarakat khususnya pekerja yang tempatnya bekerja tidak dapat operasional secara maksimal sehingga berdampak pada pendapatan Perusahaan. Selanjutnya berdampak pada kemampuan Perusahaan menjaga kelangsungan operasional Perusahaan. Sehingga para Pekerja juga terdampak akan hal tersebut,” ucap Faridah.

Faridah menyebut persyaratan mendapatkan BSU yaitu Warga Negara Indonesia (WNI) yang dibuktikan dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan menerima upah sebagai pekerja/buruh sampai bulan Juni 2020.

Terdaftar sebagai peserta aktif program jaminan sosial ketenagakerjaan BPJS Ketenagakerjaan yang dibuktikan dengan Kartu Kepesertaan serta memiliki rekening Bank yang aktif.

Penggunaan BSU dapat dimanfaatkan untuk modal usaha, tabungan, beli peralatan komunikasi (HP), membayar kontrakan, memenuhi kebutuhan sehari-hari dan kebutuhan sekolah anak.

“Saya harapkan kepada para buruh/pekerja ataupun Perusahaan dapat berkonsultasi kembali ke Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi untuk berkoordinasi lanjut dan untuk mendapatkan informasi yang lebih jelas. Jangan sampai kita mendapatkan berita yang kurang tepat atau hoaks yang tentunya dapat berdampak pada kerugian bagi para pekerja/buruh atau dapat bersama-sama mengikuti webinar yang akan dilaksanakan,” imbau Faridah.

Faridah menambahkan bahwa Dinas Kominfo, Persandian dan Statistik Provinsi Sulteng bekerjasama dengan Kementerian Kominfo RI akan melaksanakan webinar yang bertema “Manfaat BSU di masa Pandemi” pada Kamis, 26 November 2020 pukul 10.00 sampai 12.00 WITA. Webinar tersebut dapat diikuti oleh seluruh masyarakat melalui Live Streaming Youtube https://youtu.be/S8Ubi4aR-TA. Sebagai narasumber pada kegiatan tersebut adalah Joko Pranowo, S.Sos., M.Si. selaku Kepala Bidang PHI dan Wasnaker pada Dinas Nakertrans Provinsi dan Salam Lamangkau, SH selaku staf ahli Komisi I Bidang Pemerintahan Sekretariat DPRD Provinsi Sulteng.

Reporter: Michael Simanjuntak
Editor: Muh. Yusuf

Ayo tulis komentar cerdas