Home Palu

Perwali Terkait Anak Usia Dini akan Terbit

28
SAMBUTAN - Sekkot Palu, Asri, saat menyampaikan sambutan di kegiatan FGD Implementasi Standar Pelayanan Minimal Satu Tahun Pra Sekolah Dasar, di Kampung Nelayan Hotel & Resort, Senin, 23 November 2020. (Foto: Metrosulawesi/ Moh Fadel)

Palu, Metrosulawesi.id – Pemerintah Kota Palu melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menggelar Focus Group Discussion (FGD) Implementasi Standar Pelayanan Minimal Satu Tahun Pra Sekolah Dasar, di Kampung Nelayan Hotel & Resort, Senin, 23 November 2020. Kegiatan ini mengahadirkan sejumlah OPD lingkup Pemkot Palu seperti Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, serta OPD lainya.

Sekretaris Kota Palu, Asri, SH mengatakan, kegiatan FGD ini mempunyai arti yang sangat penting, dalam rangka meningkatkan layanan pendidikan pra sekolah dasar yang berkualitas untuk mempersiapkan anak-anak sebelum menempuh pendidikan dasar.

“Pendidikan pra sekolah merupakan dasar bagi perkembangan sikap pengetahuan, keterampilan daya cipta dan penyesuaian pada lingkungannya. Olehnya itu pendidikan pra sekolah dimaksudkan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan rohani dan jasmani anak didik di luar lingkungan keluarga sebelum memasuki pendidikan dasar,” katanya.

Asri mengatakan, dalam membentuk PAUD holistik integratif sangat dibutuhkan sumber daya manusia yang mempuni agar dapat mewujudkan anak sehat, cerdas, ceria, dan memiliki akhlak yang mulia.

“Olehnya itu saya berharap dari Dinas Kesehatan untuk menyiapkan gizi yang baik untuk anak-anak PAUD. Artinya semua dinas terkait mempunyai program dan kegiatan dalam rangka pengembangan anak usia dini. Jadi tidak boleh mengatakan bahwa anak usia dini hanya tanggungjawab Dinas Pendidikan, tetapi semua OPD terkait bahkan masyarakat ikut terlibat berpartisipasi dalam penyelenggaraan pengembangan anak usia dini,” ujarnya.

Menurut Asri, akan ada Perwali untuk mengatur tentang ada usia dini, sebab sebagian masyarakat Palu masih menganggap tidak perlu anaknya menempuh pendidikan TK atau PAUD, langsung masuk SD.

“Padahal jauh lebih bagus anak-anak itu diikutkan di TK/PAUD baru masuk ke SD. Untuk itu semoga dengan adanya Perwali bahkan nanti bisa ditetapkan di Peraturan Daerah, maka semua anak-anak itu sebelum masuk SD harus dididik dulu melalui PAUD,” jelasnya.

Bahkan kata Asri, kalau perlu dibuatkan suatu aturan untuk masyarakat yang mau mendirikan atau membentuk PAUD harus ada persyaratan yang dipenuhi, agar dalam perjalanannya anak-anak usia dini itu tidak terlantar.

Reporter: Moh. Fadel
Editor: Muh. Yusuf

Ayo tulis komentar cerdas